![]() |
| Dokumentasi Wawancara Satpam |
Kampus, Red Line News -- Mahasiswa Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam (FAKSHI) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare mengeluhkan kondisi parkiran motor di samping kanan Gedung penurunan FAKSHI dan Gedung J FEBI yang dinilai kurang tertata serta mengganggu kenyamanan dan akses jalan, Selasa (22/09).
Sutardi selaku satpam, menyampaikan bahwa diperbolehkan parkir diarea jalanan Gedung J selama tidak mengganggu akses jalan. “Parkir diperbolehkan mepet tembok dan satu baris selama tidak mengganggu akses jalan. Penataan kendaraan menjadi tugas satpam agar tetap rapi dan tertib,” ujarnya.
Ia juga menegaskan agar parkir di area penurunan Fakshi tetap tertata dan tidak mengganggu akses jalan, area parkir diatas cukup luas. “Kendaraan diharapkan tetap tertata dan tidak mengganggu akses jalan, karena area parkir di atas masih cukup luas, tetapi mahasiswa masih perlu memahami aturan,” tambah Sutardi.
Ahmad Izhar Rijal Arja selaku Mahasiswa Program Studi (Prodi) Hukum Pidana Islam (HPI), menyampaikan bahwa parkiran di Fakshi sangat terbuka sehingga kendaraan langsung terkena sinar matahari dan perlunya larangan parkir di area penurunan. “Parkiran sudah cukup baik, namun masih terlalu terbuka dan kurang tertata. Area penurunan jalan di samping kanan gedung sebaiknya tidak dijadikan parkiran karena berisiko dan mempersempit akses. Perlu ditambah rambu dilarang parkir dan petugas untuk mengatur kendaraan,” tuturnya.
Hilda Wiyanti selaku Mahasiswa Prodi Perbankan Syariah (PBS), menyampaikan harapannya agar satpam membantu mengarahkan supaya kendaraan tertata rapi dan pejalan kaki tidak terhalang kendaraan. “Disiapkan satpam yang membantu mengarahkan kendaraan agar tertata dengan rapi, dan juga dapat mengatur jarak antar kendaraan agar tidak terlalu berdempetan serta memastikan jalur pejalan kaki tetap bebas dan tidak terhalang kendaraan,” harapnya.
Reporter: SYD, SCI, HFD
Redaktur: SRN
Web & IT: Dayat
.jpg)
