![]() |
| Pamflate Ucapan Selamat |
Kampus, Red Line News -- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, resmi memasuki babak kepemimpinan baru setelah dilaksanakannya serah terima jabatan Dekan baru Andi Bahri, yang berlangsung di Laboratorium Terpadu IAIN Parepare, Selasa (02/06).
Andi Bahri, selaku Dekan FEBI yang terpilih menyampaikan rasa syukurnya atas amanah yang diberikan untuk memimpin FEBI. “Saya bersyukur atas amanah yang diberikan untuk memimpin FEBI IAIN Parepare dan berkomitmen menjalankannya dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan kampus. fokus saya adalah melanjutkan tata kelola yang sudah baik, mendukung proses akreditasi program studi, meningkatkan layanan akademik mahasiswa, serta membenahi manajemen kewirausahaan di FEBI,” tuturnya.
Sementara itu, Andi Bahri juga berpesan bahwa mari bersatu dan bekerja sama membawa FEBI IAIN Parepare menjadi pusat pemikiran Ekonomi dan Bisnis Islam yang unggul. “Pesan saya kepada seluruh sivitas akademika FEBI, mari bersatu dan bekerja sama membawa FEBI IAIN Parepare menjadi pusat pemikiran Ekonomi dan Bisnis Islam yang unggul dan diakui secara luas. Masa depan yang lebih maju adalah tanggung jawab dan cita-cita kita bersama,” pesannya.
Muzdalifah Muhammadun, selaku Dekan FEBI periode sebelumnya mengungkapkan bahwa kami memberikan yang terbaik melalui penguatan tata kelola yang berbasis akreditasi. “Kami berupaya memberikan yang terbaik melalui penguatan tata kelola berbasis akreditasi, Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA) dan kolaborasi riset internasional. Tantangan utamanya adalah mempercepat transformasi budaya akademik tanpa meninggalkan mutu dan nilai-nilai keislaman,” ungkapnya.
Aswin Pratama, selaku Ketua Umum Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FEBI menyampaikan bahwa yang perlu diperhatikan sistem pembelajaran dan pengawasan di lingkungan civitas akademika. “Menurut saya yang perlu lebih diperhatikan adalah sistem pembelajaran dan pengawasan di lingkungan civitas akademika, karena masih ada beberapa mahasiswa yang mengeluhkan kondisi saat ini,” tutupnya.
Reporter: SYD
Redaktur: SRN
Web & IT : Dayat
.jpg)
