LIKE OUR FANSPAGE

Cari

Twitter

IKLAN

Peringati Hari Kartini, DEMA-I IAIN Parepare akan Gelar Dialog Keperempuanan

 

Coming Soon Kajian Keperempuanan
11 April 2021


Kampus, Red Line News-- Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut (DEMA-I) IAIN Parepare akan Menggelar Dialog Keperempuanan dalam Rangka Memperingati Hari Kartini dengan mengusung Tema, "Perempuan Sebagai Pilar Peradaban Bangsa" pada tanggal 21 April 2021 mendatang, (11/04). 


Dialog tersebut akan menghadirkan sejumlah Aktivis Penggerak Perempuan yang ada di Kota Parepare, diantaranya Wiwi Darwis yang merupakan Ketua Korps Putri (KOPRI) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Kota Parepare, Andi Indar Dewi Ketua Korps Himpunan Mahasiswa Islam Wati (KOHATI) Cabang Kota Parepare, Indah Fadillah Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Wati (IMMAWATI) Cabang Kota Parepare dan Nurul Atika sebagai Ketua Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU) Cabang Kota Parepare.


Nurlina Selaku Menteri Pemberdayaan Perempuan DEMA-I 2021 mengungkapkan dialog tersebut akan berlangsung dengan metode Offline dan Online. "Terkait konsep, kami berusahan agar seluruh peserta yang terlibat dapat merasa nyaman dalam mengikuti dialog mengingat pelaksanaannya di Bulan Suci Ramadhan serta kami juga akan senantiasa mematuhi protokol kesehatan," ungkapnya.


"Kegiatan ini memang kami khususkan untuk Perempuan, pendaftarannya sudah dimulai sejak tanggal 10 April dan akan berakhir pada tanggal 20 April. Bagi Mahasiswa IAIN Parepare dan sekitarnya bisa ikut secara Offline di Gedung Aula Serbaguna IAIN Parepare dan bagi peserta yang berada diluar Kota Parepare dapat bergabung secara Online melalui Zoom Meeting," tambahnya.


Ummul Khatimah selaku Wakil Ketua DEMA-I IAIN Parepare berharap pelaksanaan dialog tersebut dapat berjalan dengan lancar sebagaiamana yang diharapkan. "Seluruh yang terlibat dalam kegiatan adalah Perempuan, termasuk panitia pelaksana. Semoga dialog yang akan terlaksana tersebut dapat dimanfaatkan sebai-baiknya oleh para Perempuan yang ada," harapnya.


Redaktur : AA

Kampus Eduwisata : Terobosan Baru IAIN Parepare Dicanangkan Terealisasi Tahun Ini

 

Kampus Edu Wisata IAIN Parepare
10 April 2021



Kampus, Red Line News-- Kampus Eduwisata yang merupakan gagasan dari Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) rencananya akan direalisasikan tahun ini,  (10/04).


Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ahmad Sultra Rustan selaku Rektor IAIN Parepare di sela-sela sambutanya pada Orientasi Pengembangan Kemampuan SDM Pengurus Ormawa. "Kampus eduwisata adalah salah satu program unggulan kampus kita yang insyallah akan dilaksanakan tahun ini dan semoga ini bisa segera segera terealisasikan," ungkapnya.


Rektor IAIN Parepare ini juga menjelaskan konsep dari kampus eduwisata itu sendiri. "Kita bisa memberikan kesempatan bagi masyarakat umum berwisata, bertamasya, istirahat santai bersama keluarga pada hari Sabtu dan Ahad, kemudian pada hari Senin sampai dengan Jumat dikhususkan untuk Mahasiswa dimana nanti akan disediakan beberapa fasilitas yang menarik sehingga kuliah nantinya dapat terasa seakan-akan sedang berwisata," jelasnya. 


Gagasan tersebut tenyata mendapat respon positif dari Mahasiswa. "Terkait dengan rencana Rektor mengenai penerapan kampus eduwisata merupakan hal yang positif karena dapat dilihat potensi yang dimiliki IAIN Parepare secara geografis mendukung adanya kampus eduwisata," ujar Wahyuddin salah seorang Mahasiswa Prodi Komunikasi Penyiaran Islam.


 "Semoga kedepannya hal tersebut dapat terealisasi apa karena dengan hal tersebut tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin melanjutkan jenjang pendidikannya di IAIN Parepare," harapnya. 


Reporter: HAM/STS

Redaktur : IDL

Rektor IAIN Parepare Harapkan Ormawa Membawa Perubahan

 

Orientasi Pengembangan Kemampuan SDM Pengurus Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa)
10 April 2021


Kampus, Red Line News-- Bidang Kemahasiswaa dan Kerjasama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melaksanakan pembukaan kegiatan Orientasi Pengembangan Kemampuan SDM Pengurus Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) yang dilaksanakan di Auditorium IAIN Parepare, (10/04).


Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa, Senat Mahasiswa serta Unit Kegiatan Khusus dan Unit Kegiatan Mahasiswa IAIN Parepare.


Muhammad Saleh selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama mengatakan bahwa, kegiatan ini diiikuti oleh seluruh pengurus lembaga kemahasiswaan sebanyak 20 lembaga.


Wakil Rektor III menginginkan agar setelah mengikuti kegiatan ini ilmu yang didapatkan bisa di aplikasikan. "Seluruh pengurus ormawa harus mengikuti kegiatan sampai akhir dan betul dapat diterapkan dan dipahami," inginnya.


Ahmad Sultra Rustan selaku Rektor IAIN Parepare menyampaikan dalam sambutannya bahwa Ormawa adalah sebuah amanah negara kepada kita dengan tujuan yang sangat jelas karena disini ada cikal bakal calon pemimpin negara kita.


"Diharapkan untuk organisasi kemahasiswaan membawa perubahan atau paradigma baru dan jangan teprovokasi dan mari kita memaknai kemampuan kita di lembaga kemahasiswaan. Sarah satu kemampuan kita paling mendasar yang harus dimiliki adalah disiplin menghargai waktu," harap Rektor IAIN Parepare.


Rep : HAM

Red : AS

Aktualisasikan Nilai Pengabdian Masyarakat, IPMP Laksanakan Kegiatan Baksos di Dusun Buttu Angin

 

Kegiatan Bakti Sosial IPMP
10 April 2021


Pinrang, Red Line News-- Ikatan Pelajar Mahasiswa Pattinjo (IPMP) melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) bertempat di Dusun Buttu Angin, Desa Pakeng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, (10/04).


Dusun Buttu Angin merupakan satu dari sekian Dusun yang tertinggal masalah pembangunan di Kecamatan Lembang, berangkat dari keresahan tersebut IPMP yang merupakan salah satu Organisasi Kedaerahan (ORGANDA) dari Kabupaten Pinrang mengadakan kegiatan Baksos yang berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 6-9 April 2021.


Sulham selaku ketua IPMP mengatakan tujuan Baksos kali ini yaitu dalam rangka mengaktualisasikan nilai pengabdian terhadap masyarakat. "Baksos ini dalam rangka untuk mengaktualisasikan nilai pengabdian terhadap masyarakat yang notabenenya kita selaku mahasiswa yang bergelut di dunia organisasi dan ini sudah menjadi program kerja tahunan di IPMP," katanya.


Sedangkan mengenai titik lokasi Baksos Sulham menambahkan, pemilihan lokasi Baksos  berdasarkan hasil dari observasi. "Kita prioritaskan di lokasi ini karena letak geografisnya yang berada di pelosok Desa Pakeng sehingga menjadi sasaran untuk kegiatan kami dan juga wilayah ini belum terdapat akses jaringan internet, listrik yang masih menggunakan kincir air serta di bidang pendidikan juga belum memadai dari segi infrastruktur," tambahnya.


Masyarakat juga menerima dengan baik kegiatan Baksos tersebut sebab sebelum melaksanakan kegiatan di lokasi tersebut jalinan komunikasi dengan pemerintah serta sosialisasi ke masyarakat sudah terjalin dengan baik.


Rep : GON

Red : AS

Kuliah Umum Pascasarjana Dilakukan Secara Offline


Pembukaan Kuliah Umun Pascasarjana IAIN Parepare 
09 April 2021


Kampus, Red Line News -- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melangsungkan Pembukaan Kuliah Umum Pascasarjana Semester genap dengan tema "Effectiveness Credibility in Human Communication" yang dilaksanakan di Auditorium IAIN Parepare, (09/04).


Kuliah Umum Program Pascasarjana Semester Genap dilaksanakan secara luring dan daring dimana setiap dosen harus tetap selalu dievaluasi dan dilaksanakan pembinaan.


Ahmad Sultra Rustan selaku Rektor IAIN Parepare mengatakan bahwa perkuliahan secara offline ini dalam rangka memulai perkuliahan semester genap tahun akademik 2020/2021 dan akan selalu mengalami updating baik itu yang berhubungan metodologi mengajar maupun regulasi.


"Kita harus senantiasa mengupdate untuk mengajak secara offline atau mengajar online begitupun juga mahasiswa membangun pengalaman bagaimana mengikuti perkuliahan secara daring dan memanfaatkan fasilitas offline di dalam kelas karena ke depannya nanti kita Our Project yaitu program Pascasarjana akan dibagi setelah keluarnya masa pandemi ini, ketika 100% sudah dilegalkan untuk melaksanakan kuliah offline maka akan dibagi menjadi dua kelas ada kelas offline dan ada kelas online," jelasnya.


Rina Fatmasari salah satu Mahasiswa Program Pascasarjana Semester Genap mengaku dengan adanya pembukaan kuliah secara offline membuatnya begitu antusias. "Selama ini perkuliahan di semester awal secara online sehingga perkenalan kami dalam kelas baik ke dosen maupun sesama mahasiswa berbeda jika secara langsung," ungkapnya.


Ia juga mengharapkan agar program Strata II lebih baik dalam hal sistem penilaian. "Semoga kedepannya Pascasarjana terutama dalam sistem penilaian kampus dan proses perkuliahan yang secara online maupun offline bisa terstruktur dengan baik," harapnya.


REPORTER : FSH/AFK

REDAKTUR : ASY

 
Copyright © 2015 LPM REDLINE. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating LPM RED LINE