LIKE OUR FANSPAGE

Cari

Twitter

IKLAN

Mubes GEMAR, Harapkan dapat Membawa Organisasi Semakin Eksis

 

Lutpia Ketua Umum terpilih Gemar
08 Desember 2022


Pinrang, Red Line News-- Lutpia terpilih sebagai Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Mattiro Bulu (GEMAR) dalam Musyawarah Besar ke-7 yang mengusung tema "Mewujudkan Kepengurusan yang Lebih Unggul, Solidaritas dan Loyalitas dalam Meningkatlan Kualitas Pengurus", yang berlangsung pada 08 Desember 2022 di Kantor Lurah Padaidi Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang, (09/12). 

Ketua Umum Terpilih periode 2022 Lutpia mengatakan akan berupaya memaksimalkan pengembangan kader untuk lebih berperan aktif di masyarakat khususnya Kecamatan Mattiro Bulu. "GEMAR adalah organisasi kedaerahan yang ada di wilayah Kecamatan Mattiro Bulu jadi harus lebih ditingkatkan lagi interaksi dengan masyarakat agar mereka lebih tau bahwa ada organisasi yang namanya GEMAR," ujar Lutpia. 

Demisioner Ketua Gemar 2021, Jainuddin Has mengungkapkan Ketua terpilih periode sekarang ini dinilai sosok yang bisa diandalkan untuk memimpin GEMAR kedepannya. "Kalau ketua terpilih tidak diragukan kapabilitasnya tentang organisasi, baik di internal GEMAR maupun di eksternal. Ketua saat ini di percaya dan amanah dalam mewujudkan kepengurusan yang lebih unggul, solidaritas dan loyalitas dalam meningkatkan kualitas pengurus," ungkapnya.

Selain itu salah satu anggota GEMAR Iswan Hidayat mengharapkan, Mubes kali ini dapat membawa kepengurusan yang selalu terdepan. "Berakhirnya mubes ini semoga kepengurusan yang baru mampu membawa GEMAR lebih eksis dan mampu menjadi wadah yang bermanfaat kepada masyarakat selain itu untuk menjalankan amanah yang telah di berikan dan bisa bertanggung jawab terhadap lembaga," harapnya.


Rep: FTR

Red: ASY

Kejar Target Bulan Desember, Perbaikan Lahan Parkir Faktar Anggarkan Dana 420 Juta

 

Pembangunan lahan parkir Fakultas Tarbiyah


Kampus, Red Line News-- Perbaikan dan perluasan parkiran Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare yang saat ini sedang berlangsung dan dijadwalkan akan selesai pada Desember mendatang,  (07/12).

Pembangunan lahan parkir untuk Mahasiswa dan Dosen Fakultas Tarbiyah di desain dengan penggunaan lahan yang efektif dan efisien namun tetap memperhatikan unsur keindahan di halaman fakultas Tarbiyah. 

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Nur Nahdia menjelaskan, lahan parkir telah dirancang dengan baik dan disesuaikan dengan jumlah anggaran. "Untuk parkir ada dua sesi, ada parkiran khusus mobil dan ada untuk motor. Untuk taman di samping mungkin akan dibongkar sedikit dan akan dibangun gazebo tempat Mahasiswa duduk serta sepanjang parkiran juga ada tempat duduk," jelas Nahdia.

Lebih lanjut, Nahdia menjelaskan pembangunan lahan parkir menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). "Pembangunan ini menggunakan dana APBN tahun anggaran 2022, sebanyak Rp. 420.748.000 dan akan diselesaikan 31 Desember ini, tapi lanjut dengan pemeliharaan jika misal bunganya mati atau terjadi banjir terus ada yang roboh kewajiban kontraktor untuk tetap memperbaiki," tambahnya.

Senada dengan hal itu, Muhammad Jufri Wakil Dekan (Wadek) II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK) Fakultas Tarbiyah mengungkapkan pihak Fakultas menginginkan lahan parkir yang dibangun nantinya dapat memiliki banyak manfaat. "Kita sedang membangun halaman parkiran yang multi manfaat, namun ternyata tidak boleh terlalu melenceng dari gambar yang ada," ungkapnya. 

Jufri juga berharap seringnya terjadi banjir di halaman parkiran Fakuktas Tarbiyah dapat teratasi setelah perbaikan. "Mudah-mudahan dengan pembangunan ini akan ada perubahan yang seringkali terjadi jika hujan, air meluap diarea parkiran. Semoga itu bisa terminimalisir dan apa yang kita lakukan tetap akan berproses untuk pembenahan berdasarkan anggaran yang ada," harapnya.

Haerul, salah satu mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) mengungkapkan perbaikan di halaman Fakultas Tarbiyah merupakan awal yang baik. "Setelah melihat adanya perbaikan itu hal yang sangat baik bagi Mahasiswa karena dulunya parkiran hanya tanah dan sangat meresahkan bagi Mahasiswa apalagi setelah hujan pasti akan tergenang dan becek," ujarnya. 

Rep: ALY/SRW

Red: NRN

Jelang Pelaksanaan LKPKM, Mahasiswa Kritik Ketidak Jelasan Kegiatan


Pamflet pendaftaran  LKPKM

Kampus, Red Line News-- Latihan Kepemimpinan dan Pengembangan Karakter Mahasiswa (LKPKM) 2022 kembali akan digelar oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut (DEMA-I), mulai tanggal 09 hingga 18 Desember 2022 mendatang, (07/22).

LKPKM 2022 mengusung konsep kegiatan yang berbeda dari tahun sebelumnya, kegiatan tahun ini menuai banyak kritikan dari Mahasiswa IAIN Parepare. Banyak dari mahasiswa yang menilai kegiatan LKPKM tidak memiliki kejelasan orientasi dalam pelaksanaannya.

Salah satu mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan Kegiatan LKPKM bertujuan untuk melatih kepemimpinan Mahasiswa baru dan membentuk karakter. "Menurut saya kegiatan tersebut tidak jelas orientasinya seperti apa, karena seperti yang kita ketahui bahwa kegiatan LKPKM itu event yang mengantar Mahasiswa baru untuk mengenal organisasi, sedangkan MAPABA (Masa Penerimaan Anggota Baru) di Ormawa (Organisasi Mahasiswa) telah dilaksanakan," ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya menegaskan tidak berminat mengikuti LKPKM. "Kegiatan tersebut tidak terlalu penting, karena sebagian mahasiswa sudah mendapatkan kepemimpinan di SMP dan SMA," tegas Mahasiswa BKI tersebut. 



Pelaksanaan Tosca/LKPKM 2021


Salah satu pengurus Organisasi Kemahasiswaan yang juga enggan disebutkan namanya mengungkapkan, LKPKM yang dilaksanakan oleh DEMA-I tentunya menarik perhatian mahasiswa yang telah mengikuti. LKPKM merupakan suatu wadah atau tempat Mahasiswa mengenal secara dalam apa itu Ormawa yang ada di IAIN dan mengajak secara langsung MABA untuk berorganisasi. "Secara pengalaman, saya yang pernah mengikuti LKPKM pada tahun 2019. LKPKM cukup menarik perhatian bahkan mampu mendoktrin mahasiswa baru untuk mempunyai semangat beorganisasi," ungkapnya. 

Ia pun mengatakan, Mahasiswa Baru tahun ini kurang semangat untuk berorganisasi. "Bisa jadi, semangat berorganisasi mahasiswa baru tahun ini berkurang karena tidak adanya wadah atau kegiatan yang memperkenalkan apa itu organisasi atau mendoktrin mahasiswa baru untuk berorganisasi," tutur pengurus Ormawa. 

Wakil Ketua DEMA-I, Andi Muhammad Rismal mengungkapkan setiap tahunnya pasti banyak beredar isu tentang LKPKM. "Setiap periode pelaksanaan LKPKM pasti ada saja tanggapan yang terjadi, baik itu pro dan kontra terhadap agenda yang akan diadakan dikampus jadi saya anggap bahwa isu yang keluar itu tetap jadi bahan evaluasi teman-teman DEMA-I," ungkapnya.

Rismal menjelaskan kegiatan LKPKM menjadi sebuah budaya dan perlu diadakan sebagai bekal bagi Mahasiswa. Bukan hanya itu LKPKM juga menjadi regulasi dalam aturan Ormawa. "Kegiatan ini kita sudah bisa melihat bahwa perlu ada latihan kepemimpinan dan karakter untuk Mahasiswa baru dan itu dari beberapa tahun lalu telah diadakan dengan beberapa desain dan konsep berbeda setiap kepengerusan," jelasnya. 

Terakhir Rismal mengatakan, saat ini masih sementara merumuskan konsep yang akan diterapkan pada kegiatan LKPKM. "Konsep LKPKM ini masih sementara digagas oleh teman-teman pengurus DEMA-I bersama instruktur, dengan konsep berbeda dari tahun sebelumnya dengan melihat kondisi sekarang," pungkas Wakil Ketua DEMA-I.

Rep : ASA/MRN

Red: STS

Berjalan Tertib, Konferensi Cabang IMDI Kota Parepare Tetapkan Akmal Hidayah Sebagai Ketua

 

Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Darud Dakwah Wal Irsyad (PC. IMDI) Kota Parepare 


Kampus, Redline News-- Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Darud Dakwah Wal Irsyad (PC. IMDI) Kota Parepare gelar Konferensi Cabang yang bertempat di Balai Seni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, (30/11).

Konferensi Cabang tersebut dilaksanakan setelah peringatan Haul Anregurutta KH. Abdurrahman Ambo Dalle yang dilaksanakan oleh Pengurus Komisariat Ikatan Mahasiswa Darud Da'wah Wal Irsyad (PK. IMDI) IAIN Parepare di tempat yang sama.

Faisal Basira selaku Koordinator Steering Committe  mengungkapkan kegiatan tersebut berjalan dengan tertib yang diikuti oleh seluruh Komisariat serta Rayon IMDI se-kota Parepare. "Alhamdulillah kegiatannya berjalan dengan tertib dan semua elemen baik komisariat maupun rayon hadir pada konfercab ini," ungkapnya.

Pada Konferensi Cabang ini, Akmal Hidayah resmi ditetapkan sebagai Ketua PC. IMDI Kota Parepare dengan masa bakti 2022 hingga 2024 secara Aklamasi. "Jadi karena hanya ada satu kandidat calon ketua maka diputuskan Mursyid Akmal Hidayah menjadi ketua PC IMDI Kota Parepare berikutnya," lanjut Faisal.

Akmal Hidayah selaku ketua terpilih PC. IMDI mengaku siap untuk memimpin IMDI Kota Parepare berdasarkan rekomendasi dari Komisariat dan Rayon. "Saya telah direkomendasikan oleh Mursyid dan Mursyidah yang ada di Komisariat dan Rayon, maka saya harus siap untuk memimpin IMDI Kota Parepare," ungkap Akmal.

Akmal Hidayah juga berjanji akan menjalankan tugasnya secara maksimal demi kemajuan IMDI ke depan, "saya berjanji akan menjalankan amanat organisasi sebaik mungkin dan merawat komunikasi baik secara internal maupun eksternal," tutup Akmal.

Harun Hamid selaku Ketua Domisioner PC. IMDI Kota Parepare berharap banyak agar pengurus saat ini mengambil pembelajaran dari kepengurusannya, "harapan saya tentunya pengurus baru nanti mampu mempelajari kepengurusan sebelumnya dengan baik agar kesalahan-kesalahan sebelumnya tidak akan terulang di kepengurusan berikutnya demi kemajuan IMDI," harapnya.

Rep: ASM

Red: AS

Dekan FUAD Prihatin Fasilitas Gedung N Kurang Memadai


Gedung FUAD IAIN Parepare. 26 November 2022


Kampus, Red Line News-- Gedung N Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare yang saat ini kembali digunakan sebagai gedung perkuliahan dengan kondisi beberapa ruangan dan fasilitas yang masih kurang maksimal, (26/11). 

Kondisi pintu WC lantai 3 yang mengalami kerusakan serta kerusakan instalasi listrik di beberapa ruangan lantai 2 belum di lakukan perbaikan secara menyeluruh, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dari mahasiswa selama proses perkuliahan.

Kondisi WC Gedung N

Annisa selaku mahasiswa program studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) mengeluhkan kerusakan instalasi listrik  di beberapa ruangan gedung N mengganggu proses perkuliahan. "Kurangnya fasilitas memadai di gedung N bisa menganggu proses pembelajaran terutama pada kurangnya aliran listrik dalam kelas, sedangkan proses perkuliahan memerlukan aliran listrik untuk bisa menggunakan LCD proyektor," keluhnya.

Salah satu instalasi Gedung N

A. Nurkidam selaku Dekan FUAD mengungkapkan sudah melaporkan kekurangan fasilitas gedung N. "Saya juga turut prihatin atas kurang memadainya fasilitas gedung N tapi itu sudah di sampaikan, cuman harus ada proses terlebih dahulu, tidak bisa apabila di laporkan hari ini terus lansung jadi karena menyangkut anggaran," ungkapnya.

"Saya kira di gedung N itu sudah ada beberapa perbaikan instalasi listrik, yah mungkin belum semua tapi sudah sebagian di perbaiki dan diharapkan juga kepada mahasiswa untuk memelihara fasilitas kampus dengan baik,"tambahnya.

Wakil Rektor II bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Firman menyatakan kurangnya anggaran menyebabkan perbaikan belum terlaksana sepenuhnya. "Pernah ada laporan tapi karena kondisi bangunan atau instalasi yang harus diganti secara keseluruhan dan belum ada perencanaan anggaran maka belum ditindaklanjuti," ujarnya.

Warek II menegaskan pihaknya akan menangani masalah ini. "Insyaallah, jika sekiranya tahun ini belum bisa dikerjakan maka akan dianggarkan di tahun depan," tambahnya.


Rep : VRA/FTR

Red : STS

 
Copyright © 2015 LPM REDLINE. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating LPM RED LINE