LIKE OUR FANSPAGE

Cari

Twitter

IKLAN

IAIN Parepare Siap Bertransformasi Menuju Kampus Sains

 

Pergantian Nama IAIN Parepare Menjadi Universitas Sains Islam Indonesia


Kampus, Red Line News-- Perubahan Nama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menjadi Universitas Sains Islam Indonesia masih dalam tahap penyusunan Naskah Akademik oleh Tim Penyusun, (26/11).


Mendengar hal itu Aslam Saputra selaku mahasiswa mengatakan bahwa, merasa bangga dengan perubahan nama kampus. "Saya merasa bangga sebagai Mahasiswa atas perubahan nama kampus IAIN Parepare menjadi Universitas Sains Islam," katanya.


Muh Nashir Asad juga menanggapi bahwa, adanya perubahan nama semoga kampus lebih terkenal. "Semoga dengan adanya perubahan ini, kampus lebih terkenal dan bisa dijadikan contoh oleh kampus lain," tanggapnya.


Wakil Rektor I St Jamilah Amin menjelaskan bahwa, perpindahan nama kampus menjadi Universitas Sains Islam, ingin melakukan perubahan yang berbeda. "Saat ini kami masih dalam tahap penyusunan Naskah dan sudah hampir proses finishing yang juga mendapat dukungan dari Staf khusus Menteri Agama," jelasnya.


Beliau juga menambahkan bahwa, cikal bakal berdirinya Universitas Sains Islam Indonesia adalah dengan melihat beberapa hari yang lalu, penyeleksian dosen dan prodi mengarah pada Sains," tambahnya.


Reporter : THA

Redaktur : FSH

Gelar Kalium HMPS TIPA buka Secara Virtual

 

Kajian Umum Tadris IPA
26 November 2021


Kampus, Red Line News-- Himpunan Mahasiswa Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (TIPA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar Kajian Umum (KALIUM) dengan mengusung tema "Teacher Is the Heart of Educational Success" melalui Aplikasi Via Zoom Meeting, (26/11).

Ulfa selaku panitia pelaksana kegiatan mengatakan bahwa, kiranya kegiatan ini bisa terus dilaksanakan. "Semoga kajian seperti ini dilaksanakan kembali dan terus berkembang," katanya.

Mabrul Ilman selaku ketua HMPS TIPA menuturkan bahwa, tema tersebut adalah bagaimana perkembangan teknologi seiring dengan ilmu, bisa dijadikan sumber belajar. "Mudah-mudahan ini menjadi perantara ilmu bagi masyarakat umum, dan menemukan kesuksesan dari apa yang dijadikan cita-cita," tuturnya.

Hadir sebagai pemateri Online Muhammad Arsyad menjelaskan bahwa, pada kegiatan Kalium ini disajikan cara bagaimana memandang kesuksesan dari perspektif guru, murid dan pendidikan abad 21. "Saya bangga bisa mendapat kesempatan pulang kampung virtual dan menyapa mahasiswa tadris IPA," jelasnya.

Reporter : ART/YNS

Redaktur : FSH

Usai Ikut PBAK, Mahasiswa Baru Keluhkan Sertifikat

 



Kampus, Red Line News-- Sejumlah Mahasiswa keluhkan Terkait Kejelasan Sertifikat Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Angkatan 2021 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare yang sampai saat ini belum dilakukan pengambilan, (25/11) .


Selaku mahasiswi angkatan 2021 Hisosiyan Nurdin mengatakan bahwa, sampai saat ini belum ada kejelasan terkait sertifikat PBAK. "Semoga Sertifikat PBAK segera dibagikan agar kami bisa menggunakan sebagaimana mestinya," ungkapnya.


Senada akan hal tersebut Dahniar juga mengatakan harapanya terkait sertifikat PBAK. "Semoga bisa pemberian sertifikat bisa disegerakan," katanya.


Kahar Ramli selaku ketua panitia PBAK menjelaskan bahwa, keterlambatan penyerahan sertifikat itu dikarenakan anggaran yang belum keluar. "Sertifikat belum diserahkan karena anggaran belum keluar sehingga menghambat pembagiannya, insya allah pekan depan baru akan diadakan rapat evaluasi terkait sertifikat tersebut," jelasnya.


Reporter : SJY/ASM

Redaktur : FSH

FAKSHI Harapkan Prodi Baru Segera Terealisasi

 

Focus Group Discussion (FGD) FAKHSI IAIN Parepare


Kampus, Red Line News-- Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam (FAKHSI) Menanti Izin Operasional Pembentukan Program Studi (PRODI) baru Ilmu Falak untuk tahun 2022,(25/11).


Pembentukan Prodi Ilmu Falak sudah dalam proses selama 5 bulan.Proses pembentukan Prodi baru tersebut sudah sampai tahap pembentukan naskah akademik.


Rusdaya Basri selaku Dekan FAKHSI mengatakan bahwa, panitia sudah 5 bulan kerja keras untuk pengadaan Prodi Ilmu Falak. "Mereka sudah kerja keras 5 bulan, titik yang mereka lakukan itu adalah rapat perdana dan meminta surat rekomendasi dari setiap stake holder yang ada di kota Parepare," ungkapnya.


Rusdaya Basri juga menambahkan tujuan diadakannya Prodi Ilmu Falak yaitu karena diminati banyak masyarakat. "Salah satu tujuan kami mengadakan prodi Ilmu Falak karena diminati oleh banyak masyarakat makanya saya sebagai Dekan sangat optimis bahwa di kemudian hari banyak orang yang minat dengan prodi baru ini dan harapan kami semoga cepat rampung kemudian di rapatkan oleh senat lalu dikirim ke Jakarta untuk segera diproses dan secepatnya terbit kemudian kami mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menerima calon mahasiswa baru Prodi Ilmu Falak," tambahnya.


Dedi Bahar salah satu mahasiswa FAKSHI mengharapkan Prodi Ilmu Falak secepatnya dapat terealisasi. "Mengenai rencana pengadaan Prodi baru yang ada di Fakultas kami itu sangat luar biasa karena kita ketahui FAKHSI kekurangan Prodi segera ini bisa cepat terealisasi," harapnya. 


Repoter: FDL/RFL

redaktur :NF

SPI Ulik Budaya Lokal dalam Seminar Nasional

Seminar Nasional Budaya dan Agama FUAD


Kampus, Red Line News-- Pembukaan Seminar Nasional Budaya dan Agama yang digelar oleh Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) dengan mengusung tema "Pelestarian Budaya Lokal dan Nilai-Nilai Agama" bertempat di Perpustakaan Lantai 5 Institut Agama Islam Negeri (IAIN)  Parepare, (25/11).

kegiatan ini menghadirkan 5 pemateri dan peserta seminar budaya  yang tak hanya dari lingkup kampus, tetapi juga dari utusan dari guru-guru SMA/SMK Kota Parepare dan Sulawesi Barat.

H.Abdul Halim sekalu Dekan FUAD menjelaskan bahwa,  banyak budaya lokal yang perlu dilestarikan. "Budaya jika dipandang dari sudut islam sejalan dengan agama, bisa kita melihat pada masyarakat bugis yaitu barasanji karena ini merupakan shalawat yang tinggi nilai sastra," jelasnya.

Dalam sambutannnya selaku Wakil Rektor I Siti Jamilah Amin mengungkapkan bahwa, apresiasi kepada prodi SPI yang menggelar kegiatan ini. "Mengikuti kegiatan seperti ini sangat langka bisa bertemu dengan budayawan untuk berinteraksi dalam membuka cakrawala berpikir," ungkapnya.

Reporter : ASM/FSH
Redaktur : FSH

 
Copyright © 2015 LPM REDLINE. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating LPM RED LINE