LIKE OUR FANSPAGE

Cari

Twitter

IKLAN

Pembekalan PPL, FUAD Siapkan Mahasiswa Berkompetensi

 

Pembekalan PPL Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah IAIN Parepare.
27 Mei 2022.


Kampus, Red Line News-- Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare laksanakan pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dengan mengusung tema "Semangat Menatap Karier, Kokoh dalam Moderasi" bertempat di Auditorium IAIN Parepare, (26/05).

Nurkidam, selaku Dekan FUAD menjelaskan dua hal yang harus dilakukan oleh Mahasiswa yang pertama Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) kemudian yang kedua adalah PPL. "KPM dihadapkan langsung dengan masyarakat berbeda dengan PPL, kita termasuk instansi pemerintah tujuannya adalah jika kita menata karir itu adalah momentum pembelajaran bahwa bagaimana kita sebagai seorang calon pendidik bangsa yang telah mengemban ilmu di Kampus, suatu saat nanti akan berada di kantor," jelasnya.

"Saya pesankan ketika PPL bagaimana dan dimana kita ditempatkan PPL itu harus menjadi orang yang taat kepada bimbingan, kemudian menjaga kampus kita ini kampus yang moderasi beragama dan yang terakhir jagalah almamater kita sebagai almamater yang islami," lanjut Nurkidam

Bukan hanya itu, Muhammad Qadaruddin selaku ketua panitia juga mengungkap harapannya kepada Mahasiswa yang menjadi peserta PPL agar mampu mengatasi dunia kerja sesuai kemampuannya. "mahasiswa mengimplementasikan teori yang dimiliki ditempat kerja sesuai kompetensinya," harapnya.

Senada dengan hal itu, Hannani Yunus selaku Rektor IAIN mengatakan bahwa, "yang menjadi inti dari PPL itu apa yang telah didapatkan ketika dimasa kuliah itu diterapkan, jika telah diterapkan disitu kita melihat penerapannya apakah sesuai dengan ilmu yang telah dipelajari atau tidak sesuai dengan ilmu yang telah dipelajari," tuturnya.

Akma salah satu peserta PPL mengatakan bahwa Ia berharap melalui kegiatan PPL ini mampu memberikan pengalaman kepada mahasiswa serta memberikan pengetahuan yang ada dilapangan, "saya berharap mahasiswa yang mengikuti PPL dapat beradaptasi dengan baik di lingkungannya apalagi sekarang banyak kantor-kantor hanya membutuhkan mahasiswa yang sesuai dengan jurusannya," jelasnya.



Reporter : DWS

Redaktur : ASM

Tetapkan Waktu Perpanjangan Pembayaran UKT akan Berakhir Hari Ini

 

Surat Resmi Tentang Akhir Masa Perpanjangan Pembayaran UKT Mahasiswa IAIN Parepare.

22 Mei 2022.


Kampus, Red Line News -- Kebijakan Perpanjangan Masa Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare berakhir pada hari ini 26 Mei 2022 pukul 21.59 WITA, (26/05).

Berdasarkan pengumuman Nomor : B.995/In.39/PP.00.9/05.2022 tentang perpanjangan pembayaran UKT bagi mahasiswa yang telah melakukan pencentangan Kartu Rencana Studi (KRS). Pengumuman yang dikeluarkan oleh Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan berdasarkan petunjuk Rektor IAIN Parepare sebagai perpanjangan masa pembayaran yang terakhir.

Wakil Rektor (Warek) II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Sudirman L menjelaskan tidak ada lagi kompensasi waktu yang akan diberikan untuk pembayaran UKT. "Jika masa pembayaran UKT sudah berakhir dan yang bersangkutan belum bayar, maka tidak terdaftar untuk mendapat layanan akademik serta bagi yang belum centang KRS dicutikan," jelas Warek II.

Fajar selaku Menteri Dalam Kampus juga mengungkapkan masih ada beberapa mahasiswa yang belum melakukan pembayaran UKT semester ini. "Data mahasiswa yang sudah centang KRS namun belum bayar UKT ada sebanyak 121 Mahasiswa," ungkapnya.

Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Iswan Hidayat mengatakan kesekian kalinya pihak kampus mengeluarkan kebijakan perpanjangan pembayaran UKT dan harus dicutikan bagi Mahasiswa yang belum membayar. "Kampus telah banyak mengeluarkan kebijakan dimana sudah beberapa kali melakukan perpanjangan, tapi yang saya ingin tekankan bahwa yang butuh sebenarnya ialah kesesuaian antara UKT dan kondisi Mahasiswa, karena masih banyak Mahasiswa yang terkendala dengan nominal UKT yang ditetapkan masih sangat berat sehingga tidak mampu bayar dan mau tidak mau harus dicutikan," ungkapnya.


Reporter : NAF/HRN

Redaktur: ASY

Kontroversi Penggunaan Gedung N, Kepala Kasubag AUK Ungkap Alasan yang Sama

 Gedung N FUAD IAIN Parepare.
26 Mei 2022.


Kampus, Red Line News-- Gedung Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) atau sering disebut Gedung N Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare sampai saat ini menimbulkan ketakutan bagi dosen dan mahasiswa dalam menggunakan Gedung FUAD sebagai tempat berlangsungnya proses perkuliahan, (26/05).

Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Nurmaya Aulia mengatakan bahwa Gedung N sudah tidak layak untuk digunakan namun karena keterbatasan ruangan yang dimiliki oleh FUAD. "Saya rasa sudah tidak layak, tapi banyak orang yang belum tahu jika gedung FUAD cuma ada 17 ruangan yang bisa digunakan untuk kuliah offline," jelasnya.

Nurmaya juga menambahkan permasalahan terkait Gedung FUAD sudah dikomunikasikan kepada pimpinan Fakultas. "Sudah dikomunikasikan dengan DEKAN saat rapat koordinasi pengurus HM-PS, SEMA, DEMA dan Pimpinan Fakultas. Terkait kelanjutan gedung N belum dibicarakan mau diperbaiki atau belum," tambahnya.

Muliati selaku Wakil Dekan (WADEK) Bidang AUPK menegaskan bahwa baik mahasiswa maupun dosen merasakan ketakutan untuk melaksanakan proses perkuliahan. "Sebenarnya gedung itu tidak layak pakai. Bukan hanya mahasiswa, dosen pun merasakan ketakutan yang sama," ungkapnya. 

Misbahuddin selaku Kepala Kasubbag AUK menjelaskan Gedung N sudah dapat digunakan kembali walaupun belum dilakukan perbaikan secara keseluruhan namun telah dilakukan renovasi di tiang bawah gedung N. "Usulan kemarin, Gedung N tidak layak pakai akibat banyaknya mahasiswa yang takut apabila melaksanakan proses kegiatan belajar. Gedung N akan di renovasi jika sudah ada anggaran," jelasnya.



Reporter : HRN/ARN/ARF

Redaktur : ASM

Staff Fakultas Tarbiyah Ungkap Alasan Belum Adanya Buku Kontrol Tarbiyah


Buku kontr Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare .
25 Mei 2022.


Kampus, Red Line News-- Buku kontrol Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare yang dibuat untuk seluruh mahasiswa Fakultas Tarbiyah belum di cetak, (23/05).

Yusran Selaku ketua DEMA Tarbiyah mengatakan bahwa di fakultas tarbiyah belum ada buku kontrol. "Kalau ditarbiyah sejauh ini yang ada cuma kartu menghadiri seminar sebagai salah satu syarat untuk daftar seminar proposal. Tapi saya melihat memang buku kontrol yang ada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) itu mencakup banyak komponen akademik yang bisa membuat mahasiswa dengan mudah mengontrol sejauh mana perkembangan akademiknya jadi Insya Allah kami dari DEMA Fakultas Tarbiyah akan mengusulkan nantinya kepada Dekan baru mengenai kebijakan buku kontrol ini agar perkembangan akademik mahasiswa tarbiyah juga bisa terkontrol dengan baik," tuturnya.

Zhurfiana selaku salah satu mahasiswa Fakultas Tarbiyah semester 2 mengatakan belum ada pemberitahuan mengenai buku kontrol. "Sampai sekarang belum ada buku kontrol yang di bagikan dan tidak ada informasi dari ketua program studi," Katanya.

Muhlis Selaku Staff Tarbiyah menjelaskan bahwa buku kontrol Tarbiyah sudah di buat. "Buku kontrol yang akan digunakan mahasiswa Tarbiyah sudah dibuat namun buku tersebut belum kami cetak, nanti jika buku tersebut sudah siap di gunakan maka secepatnya kami infokan," jelasnya.

Muhlis juga menambahkan bahwa buku tersebut akan di cetak untuk semua mahasiswa Tarbiyah. "Buku kontrol tersebut sudah termasuk untuk mahasiswa baru fakultas Tarbiyah dan berlaku hingga selesai kuliah," sambungnya.


Reporter: NAR/HRN/RFL

Redaktur: NRN

Penerapan Kuliah Offline IAIN Parepare, Masih Menunggu Keputusan Pimpinan

Proses kuliah Offline.
25 Mei 2022.

 

Kampus, Red Line News-- Kejelasan pelaksanaan perkuliahan online dan offline yang di terapkan kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare yang diberlakukan di empat Fakuktas yaitu Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam (FAKSHI), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) masih menunggu keputusan dari pimpinan kampus, (24/05).

Saat dihubungi Rafil selaku Admin Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) mengatakan belum ada kepastian penerapan sistem perkuliahan di semester ini. "Mengapa belum ada jadwal perkuliahan karena tergantung dari dosen yang ingin melaksanakan kuliah offline atau online," ucap Rafil.

Lebih lanjut, penjelasan yang dikatakan Firman selaku Admin Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam (FAKSHI) mengatakan masih belum ada info terkait kuliah offline. "Perkuliahan tetap offline atau online karena belum ada perubahan dari Pimpinan," tuturnya.

Senada dengan itu, Intan selaku Admin Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) juga tidak mengetahui kejelasan penerapan kuliah offline. "Kurang tau tentang kejelasan kuliah offline ini karena tergantung dari Warek I yang mengurus tentang kejelasan kuliah offline," ujarnya.

Muhlis selaku Admin Fakultas Tarbiyah menjelaskan, akan ada jadwal offline yang dikeluarkan di fakultas Tarbiyah. "Perkuliahan di Tarbiyah yang terjadwal online itu nantinya akan dijadwalkan secara offline tapi mungkin hari Jumat ini baru saya kirim jadwalnya. Perkuliahan hanya berlaku di semester ini kerena kita bagi 50 persen sampai UTS dan 50 persen untuk UAS dan kedepannya kita tunggu saja arahan Pimpinan," jelasnya.

Salah satu Mahasiswa mengungkapkan perasaan suka ketika perkuliahan dilaksanakan secara luring. "Saya lebih suka offline karena kita bisa menikmati semua fasilitas kampus dan bisa bertatap muka langsung dengan dosen dan teman-teman," ungkapnya.


Reporter : FDL /DND 

Redaktur: NRN

 
Copyright © 2015 LPM REDLINE. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating LPM RED LINE