LIKE OUR FANSPAGE

Cari

Twitter

IKLAN

Menuju Pendidikan Unggul Indonesia Emas, HMPS PAI Gelar Festival PAI 2024

 

Festival PAI 2024 Tingkat Nasional dan Se-Ajatappareng


Kampus Red Line News-- Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, akan melaksanakan kegiatan Festival PAI 2024 Tingkat Nasional dan Se-Ajatappareng, yang bertempat di Gedung Balai Seni IAIN Parepare, Rabu (22/05). 

Kegiatan ini mengusung tema, "Peran dan Inovasi Pemuda dalam Mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas Menyambut Indonesia Emas 2045," yang diikuti oleh siswa-siswi SMA, MA, dan SMK secara offline mencakup lomba ceramah, nyanyi solo, puisi, dan MSQ. Adapun lomba online kategori mahasiswa yaitu Esai Nasional, dan berlangsung selama dua hari yakni pada tanggal 22 hingga 23 Mei 2024.

Ketua Umum HMPS PAI, Nurul Fitrah menyampaikan tujuan dari kegiatan Festival PAI 2024. "Kegiatan ini kami laksanakan sebagai ajang sosialisasi IAIN Parepare terkhusus program studi PAI, kemudian semoga dengan kegiatan ini juga dapat meningkatkan silaturahmi antara mahasiswa PAI dan peserta didik," ujarnya. 

Nurul Fitrah juga mengatakan bahwa kegiatan Festival ini sebelumnya belum pernah dilaksanakan pada kepengurusan yang lalu. "Kegiatan ini merupakan terobosan dari pengurus angkatan 2024, dan pertama kalinya di laksanakan," tambahnya. 

Ketua Panitia Festival PAI 2024, Muallimin Rasyidin menuturkan bahwa kegiatan ini dirangkaikan dengan seminar nasional. Ia juga berharap agar kegiatan ini berjalan dengan lancar. "Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan baik, lancar, dan dapat bermanfaat bagi kita semua. Semoga dengan adanya kegiatan Festival PAI ini bisa menumbuhkan semangat berkompetisi dan bisa memberikan peluang bagi peserta didik untuk mengeluarkan bakatnya di berbagai kategori lomba," harapnya.


Reporter: NAM, AIN, MMN

Redaktur: MDN

Protes UKT Naik, Mahasiswa IAIN Parepare Gelar Aksi Demo!

Dokumentasi Persetujuan Surat Pernyataan Kesepakatan 

Kampus, Red Line News-- Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung Rektorat dan Gerbang Moderasi IAIN Parepare, Rabu (22/05).

Aksi demo yang di labeli Komersialisasi Pendidikan ini menentang kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang ditujukan bagi mahasiswa baru (maba) tahun 2024.

Warek II Bidang Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan Firman, mengatakan bahwa demonstrasi bertujuan untuk menyampaikan aspirasi terkait penetapan UKT agar tidak terjadi ketidak sepahaman. “Demonstrasi bertujuan untuk menyampaikan aspirasi terkait penetapan UKT agar tidak terjadi ketidaksepahaman. UKT didasarkan pada standar biaya pendidikan yang meliputi berbagai faktor, dan jika ada kekhawatiran terkait transparansi, kampus bersedia untuk membuka kembali perhitungan. Meskipun sulit menurunkan UKT tahun ini karena anggaran sudah berjalan. Kampus juga mendorong mahasiswa untuk mengkritisi penggunaan anggaran di fakultas agar sesuai dengan kebutuhan pendidikan,” ungkapnya.

Firman juga menuturkan bahwa pihak kampus akan mendengarkan tuntutan mahasiswa dan mencari solusi yang tidak melanggar aturan. “Untuk tindak lanjut, pihak kampus akan mendengarkan tuntutan mahasiswa dan mencari solusi yang tidak melanggar aturan. Jika perlu revisi, akan dilakukan tetapi berlaku untuk tahun berikutnya,” tuturnya.

Ketua Dema-I Muhammad Risal, mengungkapkan bahwa sepakat dengan adanya demo saat ini dan mendukung aksi yang dilakukan. “Saya sepakat dengan adanya demo saat ini karena penetapan UKT untuk mahasiswa baru sangat memprihatinkan. Tidak ada lagi sistem wawancara seperti yang dilakukan dalam tiga tahun terakhir. Selain itu, SSBOPT (Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi) tidak sesuai dengan komponen yang ditetapkan pada pedoman. Sebagai lembaga kemahasiswaan, kami mendukung aksi yang dilakukan saat ini,” ucapnya.

Muhammad Risal juga berharap semoga pihak pimpinan, khususnya Rektor IAIN Parepare, mengamini tuntutan teman-teman mahasiswa hari ini. “Saya sangat berharap kepada pihak pimpinan bahwa apa yang menjadi tuntutan dari teman-teman mahasiswa hari ini tentu diamini. Dalam artian, beberapa tuntutan yang akan kami berikan nantinya itulah yang perlu diamini oleh pihak kampus itu sendiri, dalam hal ini Rektor IAIN Parepare,” harapnya.

Jendral Lapangan (Jenlap) Sofyan Ahmad, mengungkapkan bahwa awal mula isu beredar tentang dihapuskannya sistem wawancara dalam pengelompokan UKT. “Awal mula ketika isu beredar bahwa tidak ada lagi sistem wawancara dalam pengelompokan UKT, dari situlah kami mulai mengkaji terkait dengan hal tersebut. Nah, saat itu saya dan teman-teman koalisi ormawa membuat kesepakatan untuk menunggu hasil dari pengelompokan UKT. Tepatnya pada tanggal 15 Mei 2024, hasil pengelompokan UKT camaba keluar. Faktanya, banyak sekali UKT camaba yang dikelompokkan melenceng dari aturan KMA No 369 Tahun 2024,” ungkapnya.

Sofyan Ahmad juga berharap semoga kedepannya Rektor IAIN Parepare memperhatikan lagi ketika merumuskan SSBOPT. “Harapan saya, semoga ke depannya rektor IAIN Parepare lebih memperhatikan lagi terkait dengan rincian ketika merumuskan SSBOPT, karena ada beberapa item yang seharusnya tidak dikenakan biaya yang diambil dari UKT mahasiswa itu dimasukkan. Hal itulah yang menyebabkan UKT di kampus IAIN Parepare melonjak tinggi,” pungkasnya.


Reporter : DLR/SMH/FIA

Redaktur : ALY

Milad ke-20 Tahun, Hipmat Tanah Bumbu Tampilkan Berbagai Penampilan Meriah

 

Himpunan Pelajar Mahasiswa Tanah Bumbu (HIPMAT) Kalimantan Selatan-Parepare

Kampus, Red Line News-- Himpunan Pelajar Mahasiswa Tanah Bumbu (HIPMAT) Kalimantan Selatan-Parepare, menggelar milad ke-20 tahun, yang bertempat di Aula Majelis Taklim Al-Muhajirin Parepare, Rabu (22/05).

Kegiatan ini mengusung tema, “Mengingat Perjalanan Menikmati Proses." Milad kali ini dimeriahkan dengan berbagai penampilan dari Hipmat Tanah Bumbu.

Ketua Umum Hipmat Tanah Bumbu, Adam Masyhur mengungkapkan bahwa milad tahun ini tidak jauh berbeda pada tahun-tahun sebelumnya. “Pada milad ini ada beberapa penampilan yang ditampilkan seperti baca puisi, vokal solo, dan tarian latar khas suku dayak,” ungkapnya.

Adam juga menambahkan harapanya agar selalu lancar dan sehat dalam berkegiatan. “Kami juga ingin meningkatkan kembali mutu Hipmat dan mengingat terus perjalanan proses sesuai dengan tema yang diambil,” tambahnya.

Ketua Panita, Madir mengatakan dengan tema yang diangkat mengajak semua untuk mengenang berbagai tantangan dan pencapaian selama berorganisasi. “Milad ini adalah momentum untuk bersyukur atas segala pengalaman yang telah dicapai bersama-sama, merayakan prestasi, memotivasi untuk maju dan berinovasi untuk masa depan. Semoga di tahun berikutnya lebih meriah lagi dan memuaskan tentunya,” ucapnya.

Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) I, Darwis menuturkan harapannya kepada seluruh anggota Hipmat Tanah Bumbu agar lebih baik lagi ke depannya. “Semoga segala hal-hal baik selalu ada, dan ke depannya masih bisa untuk mengurus dengan lebih semangat lagi,” ujarnya. 


Reporter: NVL, AML, FIA

Redaktur: MDN

Aktif Organisasi Jadi Salah Satu Syarat KKN Nusantara Moderasi Beragama

 

Pamflet Pendaftaran Seleksi KKN Nusantara Moderasi Beragama Ke-IV

Kampus, Red Line News-- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare membuka Pendaftaran Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara Moderasi Beragama ke-IV pada tanggal 13 Mei hingga 23 Juni 2024, Senin (20/05).

KKN Nusantara Moderasi Beragama kali ini dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat dimana UIN Bandung yang bertindak sebagai tuan rumah. Ditargetkan mahasiswa dari (IAIN) Parepare sekitar 5 orang.

Kepala Pusat Pengabdian Musmuliyadi, menjelaskan perkiraan waktu keberangkatan mahasiswa untuk KKN ini akan dilaksanakan pada bulan Juli mendatang. "Waktu keberangkatan untuk KKN Nusantara belum ditetapkan secara resmi oleh UIN Bandung, yang bertindak sebagai tuan rumah. Namun, kami memperkirakan keberangkatan akan dilaksanakan sekitar bulan Juli hingga Agustus 2024. Kami akan segera menginformasikan jadwal pasti secepatnya setelah mendapatkan konfirmasi," ungkapnya.

Ia juga menambahkan terkait persyaratan mahasiswa yang harus aktif dalam berorganisasi. "Diprioritaskan, kriteria pendaftaran kami tahun ini menekankan pada keterlibatan aktif dalam organisasi. Hal ini karena kami mencari delegasi yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan beradaptasi dengan berbagai kalangan," sambungnya.

Salah satu mahasiswa yang mendaftar KKN Nusantara Sofyan menjelaskan bahwa alasannya ingin mengikuti KKN tersebut karena ingin mencari pengalaman lebih dalam. "Saya ingin mencari pengalaman sekaligus menambah relasi dengan luar kampus," ujarnya.

Ia juga berharap kedepannya agar IAIN dapat dikenal dengan hal-hal yang bersifat kolaboratif. "Semoga kedepannya IAIN Parepare bisa di kenal diluar dengan hal-hal yang bersifat kolaboratif seperti ini dan bukan kampus yang memaksa untuk menghadirkan sistem," harapnya.


Reporter: AML

Redaktur: ALY

Coming Soon HMPS Ekonomi Syariah Gelar EKSTRA 2024 Guna Menggali Potensi di Era 5.0

Wawancara Dengan Nurfhira, Ketua Umum HMPS Ekonomi Syariah

Kampus, Red Line News-- Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ekonomi Syariah (ES) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare akan melaksanakan kegiatan Ekonomi Syariah Training (EKSTRA) 2024 yang bertempat di lingkup IAIN Parepare, Senin (20/05). 

Kegiatan ini mengusung tema, "Menggali dan Membina Potensi Keilmuan dan Kreativitas Mahasiswa Ekonomi Syariah di Era 5.0," yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 hinga 9 Juni 2024 mendatang. 

Ketua Panitia, Idul mengatakan bahwa panitia sampai saat ini masih pencarian dana. "Sejauh ini perkembangan Coming Soon EKSTRA saat ini sudah mulai masuk setengah berjalan kegiatan, contohnya sekarang itu sudah mulai dalam pencarian dananya untuk digunakan nantinya di acara intinya," ucapnya. 

Idul juga berharap kegiatan ini berjalan tanpa adanya kendala. "Harapannya hanya semoga kegiatan ini berjalan sesuai rencana dan sampai di akhir kegiatan tanpa ada kendala," tambahnya.

Selaku Ketua Umum HMPS Ekonomi Syariah, Nurfhira menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan karena bertujuan mempererat silaturahmi sesama mahasiswa Ekonomi Syariah. "EKSTRA tentunya untuk memperkuat bekal ilmu dan kualitas Sumber Daya Mahasiswa (SDM) teman-teman Ekonomi Syariah. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi sesama mahasiswa Ekonomi Syariah," jelasnya. 

Lebih lanjut, Nurfhira juga menuturkan kegiatan ini diadakan tiap tahun. "Perbedaan EKSTRA yang dulu dengan sekarang itu kita lebih berfokus bagaimana setelah di adakan EKSTRA ini semua hal yang diberikan pada peserta dapat di implementasikan dengan baik," harapnya. 


Reporter: ANR, KRRL, PZH

Redaktur: MDN



 
Copyright © 2015 LPM REDLINE. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating LPM RED LINE