![]() |
| Dokumentasi Kegiatan Perpustakaan Award 2026 |
Kampus, Red Line News -- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar kegiatan Perpustakaan Award 2026 dengan mengusung tema "Wujudkan Generasi Literat, Kreatif dan Berkarakter" yang berlangsung di Auditorium IAIN Parepare, Selasa (13/10).
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim LPM Red Line, berikut nama-nama pemenang lomba Konten Kreator Perpustakaan, Pemilihan Duta Cendekia Perpustakaan serta Pemustaka Paling Rajin Berkunjung ke Perpustakaan:
Pemenang lomba Konten Kreator Perpustakaan:
Juara 1 Nur Indah Ansar
Juara 2 Nur Halima
Juara 3 Salfa Salsabila
Pemenang Duta Cendekia Perpustakaan:
Juara 1 Yuli Asriani
Juara 2 Fatimah Azzahra
Juara 3 Mughniyanti
Pemenang Paling Rajin Berkunjung ke Perpustakaan:
Muhammad Alfatir Yusuf
Kepala Perpustakaan IAIN Parepare, Azaliyatulhidayah, menyampaikan bahwa kegiatan ini diadakan untuk mendekatkan mahasiswa ke perpustakaan agar aktif membaca dan berkreasi. "Acara ini dibuat untuk mendekatkan anak-anak kita ke perpustakaan. Pendekatan anak-anak kita bagaimana agar aktif membaca, tetap kreatif dan semangat berkreasi," ucapnya.
Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini baru pertama kali dilakukan dan kemungkinan akan ada lagi kegiatan seperti ini setiap tahunnya. "Jadi Perpustakaan Award ini kita lakukan karena ini baru pertama kali dan kemungkinan akan kita lakukan tahun depan dan tahun-tahun berikutnya. Jadi apapun yang terjadi hari ini itu bisa menjadi pelajaran untuk kedepannya dalam melaksanakan Perpustakaan Award," jelas Azaliyatulhidayah.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Zulfah menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar mencari pemenang tetapi kegiatan ini diadakan untuk memotivasi mahasiswa dan sivitas akademika. "Kami yakin bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar lomba-lomba bukan hanya sekedar cari pemenang dan mengasih hadiah, tetapi pada dasarnya kegiatan ini dilaksanakan untuk kita memotivasi mahasiswa dan bukan cuma mahasiswa tapi semua sivitas akademika IAIN Parepare juga untuk menghidupkan perpustakaan kita," ungkapnya.
Zulfah juga berharap agar kedepannya Perpustakaan bisa membuat pelatihan menggunakan media digital untuk mencari sumber-sumber yang lebih valid. "Mudah-mudahan UPT Perpustakaan kedepannya bisa juga membuat pelatihan-pelatihan bagaimana cara menggunakan media digital untuk mahasiswa agar bisa mencari sumber-sumber belajar yang lebih valid. Karena kita tidak bisa memungkiri di era digital ini menjadi tantangan tersendiri bagi kita semua, jangan sampai anak-anak kita ini meninggalkan Perpustakaan karena dianggap kuno, padahal Perpustakaan ini pada perguruan tinggi adalah sebuah kebanggan," harapnya.
Reporter: YWS
Redaktur: PUR
Web: Dayat
.jpg)
