![]() |
| Pembukaan DJTD 2026 |
Kampus, Red Line News -- Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Red Line Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar pembukaan Diklat Jurnalistik Tingkat Dasar (DJTD) 2026 di Movie Room Gedung Laboratorium Bahasa, Selasa (03/11).
Kegiatan ini berlangsung selama tujuh hari, mulai 2 hingga 8 November 2026 dengan mengusung tema “Realisasi Intelektual dan Integritas Jurnalis yang Transformatif”, kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar jurnalistik sebagai langkah awal mengenal dunia pers kampus.
Ketua Panitia, Syamsuriadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan pengurus serta kerja sama seluruh panitia. Ia berharap DJTD dapat melahirkan generasi jurnalis muda yang memiliki loyalitas terhadap lembaga. “Terima kasih kepada seluruh panitia dan pengurus atas kerja sama, bimbingan, serta dukungan dalam menyukseskan kegiatan ini. Harapan saya, semoga lahir jiwa-jiwa muda pers kampus yang loyal di lembaga tercinta kami,” harapnya.
Wakil Pemimpin Redaksi LPM Red Line, Sitti Mahmudah, mengungkapkan bahwa DJTD merupakan tahap awal bagi peserta sebelum bergabung dengan LPM Red Line. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman dan relasi. “Melalui DJTD ini, teman-teman tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga pengalaman, relasi, dan semangat baru untuk bergabung di lembaga kami. Pesan saya, teruslah belajar dan berproses melalui wadah yang kami sediakan ini,” ungkapnya.
Pembina LPM Red Line, Alfiansyah, mengapresiasi pengurus yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa DJTD bukan sekadar kegiatan untuk memperoleh sertifikat, melainkan menjadi langkah awal dalam membentuk jurnalis kampus yang kritis dan berani. “Saya sangat mengapresiasi seluruh pengurus yang mengadakan kegiatan ini sebagai ruang jurnalistik bagi mahasiswa. Pesan saya kepada peserta, jangan takut memberitakan, tetapi jangan pula tergesa-gesa memberitakan sesuatu yang belum jelas kebenarannya,” tegasnya.
Reporter: ABL/SCI/APR
Redaktur: APR
Web & IT: Marsha
.jpg)
