Home » » Perang Bintang

Perang Bintang

Posted by LPM REDLINE on 13 Jun 2013

Perang Bintang

Neymar. Foto: Int
RIO DE JANEIRO, FAJAR -- Pada dua gelaran Piala Konfederasi terakhir (2009 dan 2005), timnas Brasil sukses menyapu bersih trofi secara beruntun. Kali ini, trofi yang sama kembali diperebutkan oleh delapan tim, 16-30 Juni.

Ajang ini penting. Selain sebagai pemanasan, Piala Konfederasi juga bisa disebut miniatur Piala Dunia 2014. Hasil kejuaraan nanti tak bisa ditampik bakal mewarnai penampilan tim tersebut pada Piala Dunia setahun berikutnya.

Tak berlebihan memang. Peserta Piala Konfederasi adalah mereka yang berstatus jawara dari sekian pembagian zona kualifikasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) di belahan dunia. Sudah barang tentu, para peserta punya kualitas di atas rata-rata. Tim kontestan bertabur bintang.

Jepang sebagai raksasa Asia, misalnya. Mereka ditakuti setelah sukses menjadi tim pertama sedunia yang menyabet tiket Piala Dunia 2014. Skuat "Samurai Biru" juga diisi sejumlah pilar yang kian tenar sampai lintas benua. Salah satunya gelandang serang milik Manchester United, Shinji Kagawa.
   
Kagawa yang cukup puas dengan penampilannya di putaran kedua Premier League musim 2012/2013, ingin berbuat banyak untuk negaranya pada Piala Konfederasi tahun ini. "Saya tak puas dengan performa saya secara keseluruhan. Tetapi, saya tampil bagus di paruh kedua musim lalu, dan mulai dapatkan kepercayaan. Mudah-mudahan saya bisa melanjutkannya di Piala Konfederasi," sebut Kagawa.
   
Selain Jepang dan Kagawa-nya, bintang-bintang lain dari Nigeria (Afrika), Uruguay (Amerika alias Concacaf), Spanyol, dan Italia dari Eropa, juga sudah tak sabar menebar aksi di lapangan. Secara keseluruhan dari tiap tim terbilang komplit. Ini mengindikasikan bahwa Piala Konfederasi kali ini akan menjadi ajang perang para bintang sepak bola dunia.
   
Tim favorit sementara dipegang Brasil karena berstatus tuan rumah. Terlebih sepak terjang Tim Samba kerap menciutkan nyali lawan sejak menjuarai ajang Piala Konfederasi 1997 silam di Arab Saudi. Skuat Luiz Felipe Scolari juga mulai menebar ancaman dengan melontarkan psywar.
   
"Kami bermain bukan karena kritikan. Kami bermain untuk diri kami sendiri. Kami tidak peduli dengan yang lain. Kami ingin membuktikan bahwa kami bisa memenangkan kompetisi (Piala Konfederasi)," ucap bintang Brasil, Neymar, seperti dilansir Goal, Selasa, 11 Juni.  
   
Partai pembuka Piala Konfederasi bakal mempertemukan Brasil kontra Jepang pada 16 Juni, dini hari Wita di kota Brasilia. Delapan tim dibagi dua grup (A dan B). Dua tim teratas nantinya melaju ke babak semifinal untuk memperebutkan tiket final bersama juara dan runner-up grup tetangga. (dik/min)

SHARE :
CB Blogger

Post a Comment

 
Copyright © 2015 LPM REDLINE. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating LPM RED LINE