![]() |
| Dokumentasi Kegiatan Dialog Hukum HPI |
Kampus, Red Line News -- Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Pidana Islam (HPI) Institut Agama Islam Negeri Parepare, menggelar kegiatan Dialog Hukum. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari dengan jumlah peserta sebanyak 60 orang yang berlangsung di Gedung Balai Seni IAIN Parepare, Jumat (01/05).
Muh. Fathul Wilda selaku Ketua Panitia menyebutkan tema dan tujuan kegiatan tersebut. "Kegiatan ini mengusung tema "Saat Keamanan Menjadi Alasan, Apakah Kebebasan Sipil Masih Aman". Dialog ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait relasi antara kebijakan keamanan negara dan perlindungan hak-hak sipil," ucapnya.
Harun, selaku Ketua Umum HPI menjelaskan bahwa dialog tersebut menghadirkan pakar untuk mendorong mahasiswa berpikir kritis, khususnya dalam melihat keseimbangan antara kepentingan keamanan dan perlindungan kebebasan sipil. "Dialog ini menghadirkan pakar untuk mendorong mahasiswa berpikir kritis, khususnya dalam melihat keseimbangan antara kepentingan keamanan dan perlindungan kebebasan sipil. Kami berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu mengembangkan pola pikir yang lebih komprehensif terhadap peran hukum dalam kehidupan sosial,” jelasnya.
Muh. Syafi’i, perwakilan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam (FAKSHI), menegaskan bahwa kampus memiliki peran penting dalam mencetak mahasiswa yang peka terhadap isu-isu sosial dan demokrasi. “Kampus memiliki peran penting dalam mencetak mahasiswa yang peka terhadap isu-isu sosial dan demokrasi. Perguruan tinggi bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang pembentukan pola pikir kritis dan kesadaran hukum. Kampus adalah laboratorium intelektual untuk melahirkan mahasiswa yang tidak apatis, melainkan mampu berpikir dan berkontribusi bagi masyarakat,” tutupnya.
Reporter: JZA,SYD
Redaktur: AML
Web & IT: Marsha
.jpg)
