![]() |
| Dekan FEBI |
Kampus, Red Line News -- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, mulai menerapkan sistem absensi manual bagi dosen sebagai upaya meningkatkan ketertiban administrasi, sekaligus memantau pelaksanaan perkuliahan, Sabtu (12/09).
Penerapan sistem tersebut dilakukan dengan melibatkan ketua rombongan belajar (rombel) untuk mengisi absensi setelah dosen menyelesaikan proses perkuliahan. Formulir absensi tersedia di ruang transit dosen, Gedung S lantai 1.
Andi Bahri selaku Dekan FEBI, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diterapkan untuk menciptakan tertib administrasi sekaligus memastikan proses perkuliahan berjalan dengan baik. “Latar belakangnya itu adalah semangat untuk tertib administrasi. Artinya, tertib administrasi itu wajib mutlak untuk menjaga kepercayaan,” jelasnya.
Menurutnya absensi tersebut juga menjadi instrumen bagi pimpinan fakultas dalam memantau pelaksanaan perkuliahan. “Selain itu ya pasti sebagai instrumen untuk monitoring dari pimpinan. Kalau kita ditanya bagaimana perkuliahan di FEBI, apa bukti bahwa masuk dosen nya masuk, pasti kan laporan ini yang akan diperlihatkan,” ujarnya.
Yusniah selaku Admin FEBI, menilai penerapan absensi tersebut cukup membantu dalam memastikan pelaksanaan perkuliahan. Namun, ia menyebut mekanisme manual masih memiliki keterbatasan karena pencatatan dilakukan oleh mahasiswa. “Menurut saya, sistem ini cukup efektif, tetapi juga menambah beban administrasi bagi ketua rombel. Ketua rombel harus mengingat dan memastikan absensi diisi setiap selesai perkuliahan,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Nursia selaku mahasiswa Program Studi (Prodi) Perbankan Syariah (PBS), yang bertugas sebagai ketua rombel. Ia berharap sistem absensi tersebut dapat dikembangkan secara digital agar lebih praktis dan tidak menambah beban administrasi mahasiswa. “Saya memahami bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan memastikan perkuliahan terlaksana, tetapi akan lebih baik jika ke depannya menggunakan sistem digital yang lebih praktis dan dapat mengurangi beban mahasiswa,” tutup Nursia.
Reporter: SCI, RKY
Redaktur: AML
Web & IT: Marsha
.jpg)
