Home » , » Dialog Terbuka Rektor IAIN Parepare, Sepakati UKT yang Memberatkan Mahasiwa

Dialog Terbuka Rektor IAIN Parepare, Sepakati UKT yang Memberatkan Mahasiwa

Posted by LPM REDLINE on 29 Nov 2019

Sejumlah Mahasiswa Mengikuti Dialog Bersama Rektor di Aula Perpustakaan Lantai Lima
Kampus, Red Line News-- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar dialog terbuka kepada seluruh Mahasiswa untuk menjawab polemik yang terjadi beberapa waktu belakangan ini. Dialog yang dilaksanakan di Aula Perpustakaan Lantai Lima tersebut dihadiri oleh sejumlah Mahasiswa termasuk dari Aliansi Mahasiswa IAIN Parepare yang telah menggelar Demonstrasi hingga jilid 2, (29/11).

Ahmad Sultra Rustan selakuk Rektor IAIN  Parepare mengungkapkan UKT yang dutetapkan pada awal semester jika dirasa tidak sesuai dengan kemampuan ekonomi mahasiswa, dipersilahkan untuk mengajukan banding. "apabila ada UKT yang telah ditetapkan misalnya UKT Kategori 3,4 dan lain sebagainya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi orang tua maka kita berhak mengajukan banding UKT, kecuali jika apabila orang tua yang menjadi penopang hidup tersebut meninggal tidak dapat melakukan banding akan tetapi segera melaporkan dengan harapan ada dosen yang bisa membantu membayarkan UKT/SPP bagi mahasiswa tersebut," ungkapnya.

Ahmad Sultra Rustan menambahkan, banding untuk UKT hanya bisa dilakukan sebanyak dua kali. "banding UKT itu cuma bisa diajukan dua kali, setelah ditetapkan dan tiba-tiba perekonomian Mahasiswa itu anjlok itu tidak bisa lagi melakukan banding, ungkapnya.

Rektor IAIN Parepare tersebut mempersilahkan kepada seluruh Mahasiswa untuk menghadap kepada pihak Birokrasi untuk melakukan banding dan mengisi form UKT. "kami pihak birokrasi akan membuka banding UKT, kami persilahkan kepada seluruh mahasiswa untuk menghadap ke birokrasi kemudian mengisi form berdasarkan kemampuan ekonomi orang tua pada selasa tanggal 3 Desember 2019 hingga 30 Januari 2020, "ungkapnya.
 
Jafar sebagai salah seorang Mahasiswa mengungkapkan rasa syukurnya atas kesediaan Rektor IAIN Parepare untuk berdialog bersama dengan Mahasiswa. "suatu kesyukuran yang kami utarakan dalam hal ini sebagai mahasiswa san juga bagian dari massa aksi kemarin, meskipun dialog dimulai dengan adu argumentasi yang cukup kuat dengan urat leher yang mungkin belum cukup nampak di awal dialog tadi namun ini suatu kesyukuran bagi kami karena rektor telah bersedia untuk duduk bersama mebahas masalah yang sedang terjadi," ungkapnya.

Jafar berharap agar tidak akan ada lagi Mahasiswa yang tidak melanjutkan peekuliahan dikarenakan persoalan UKT. "saya berharap semoga tidak ada lagi mahasiswa yang berhenti kuliah karena ketidak mampuan untuk membayar UKT dan kepada seluruh civitas akademik agar turut mengawasi regulasi agar sistem yang akan dijalankan ini dapat terlaksana sebagaimana mestinya," harapnya.


Reporter : SHI
Redaktur : UKM

SHARE :
CB Blogger

Post a Comment

 
Copyright © 2015 LPM REDLINE. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating LPM RED LINE