Home » » Pengunjung Perpustakaan Keluhkan Larangan Membawa Makanan dan Minuman Saat Berada di Perpustakaan

Pengunjung Perpustakaan Keluhkan Larangan Membawa Makanan dan Minuman Saat Berada di Perpustakaan

Posted by LPM REDLINE on 16 Nov 2019


Potret Lantai 1 Perpustakaan IAIN Parepare

Kampus,Red Line News-- Larangan membawa makanan dan minuman bagi seluruh pengunjung yang akan memasuki Perpustakaan IAIN Parepare tenyata mendapat banyak keluhan, (15/11).

Abdul Triwansa salah seorang Mahasiswa mengungkapkan bahwa larangan tersebut bisa bersifat wajar jika yang menjadi objek pelarangannya adalah makanan, "kalau menurut saya wajar kalau pihak perpustakaan melarang kita untuk membawa makanan, apalagi ruangan yang dilengkapi dengan air conditioner seperti ini, tapi kalau semisal hanya air minum boleh dipertimbangkan lah, karena bisa jadi ketika membaca kita haus dan butuh air minum untuk menetralkan fikiran," ungkapnya.

Keluhan serupa juga diungkapkan oleh Muhammad Amir, menurutnya keluhan tersebut bisa menjadi hambatan bagi Mahasiswa saat sedang beraktifitas di dalam perpustakaan, "menurut saya larangannya agak memberatkan, misalnya kami Mahasiswa Fakultas Tarbiyah tentunya butuh air ketika sampai di perpustakaan, bisa dibayangkan jarak dari Fakultas yang jauh dan pada saat sedang membaca buku tentunya kami akan kehausan bahkan sampai kelaparan, karena kami bisa saja akan sampai beberapa jam disini, jadi mohonlah untuk di pertimbangkan larangannya," ungkapnya.

Menanggapi keluhan Mahasiswa, Usman selaku Kepala Perpustakan mengungkapkan bahwa peraturan tersebut sudah dipertimbangkan, "kami melarang Mahasiswa membawa minuman karena ditakutkan air yang diminum itu tumpah mengenai buku, begitu pula dengan makanan yang bisa mengundang semut, rayap serta serangga yang bisa bersarang di buku," ungkapnya.

Mengenai fasilitas berupa Lift yang juga menjadi sorotan Mahasiswa, Usman menjelaskan mengenai pihaknya membatasi penggunaan lift karena biaya listrik yang mahal, "kami batasi penggunaan lift karena biaya listrik sekarang mahal bisa mencapai Rp 28.000 satu kali berjalan menuju lantai atas," jelasnya.

sebelumnya, Mahasiswa banyak mengeluhkan lift yang hanya beroperasi ketika ada kegiatan penting, padahal pengunjung perpustakaan juga ingin menggunakan fasilitas tersebut untuk naik ke lantai 2 dan 3.


Reporter : RMI
Redaktur : UKM

SHARE :
CB Blogger

Post a Comment

 
Copyright © 2015 LPM REDLINE. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating LPM RED LINE