Home » » KOLAM : Dampak Pandemi Covid-19 dan Peluang Ngaji Digital bagi Eksistensi Dakwah 4.0

KOLAM : Dampak Pandemi Covid-19 dan Peluang Ngaji Digital bagi Eksistensi Dakwah 4.0

Posted by LPM REDLINE on 13 May 2020

Pamflet Kajian Online LDM Al-Madani IAIN Parepare 13 Mei 2020


Parepare, Red Line News -- Lembaga Dakwah Mahasiswa (LDM) Al-Madani Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melaksanakan kegiatan kajian online dengan tema "Dampak Pandemi Covid-19 dan Peluang Ngaji Digital bagi Eksistensi Dakwah 4.0", (13/05).

Muhammad Efendi, Ketua Umum LDM Al-Madani mengungkapkan alasan memilih tema yang disajikan yakni mengkaji mengenai dampak dari pandemi Covid-19 khususnya di bidang dakwah serta mengetahui bagaimana peluang untuk tetap eksis dalam ngaji digital.

Ia juga menambahkan tanggapannya terkait proses kajian online tersebut. "Antusias peserta luar biasa walaupun masih ada yang terkendala dari segi akses internet, bahkan masih banyak pertanyaan dari peserta diskusi yang tidak terjawab karena kita dibatasi oleh waktu," tambahnya.

"Kami berharap ilmu yang diberikan oleh Ustadz bisa di realisasikan, salah satu poin yang disampaikan yakni jadilah Creator jangan hanya menjadi penonton. Apabila itu bisa terealisasikan, Insyallah dakwah kita akan semakin berkembang," tutupnya.

Muhammad Haramain selaku Pemateri dalam diskusi berpendapat bahwa tema yang diangkat menarik dan relevan. Proses diskusi juga berjalan dengan baik dan interaktif. Beliau berharap kegiatan ini membawa manfaat dan mendorong generasi muda untuk memperbanyak konten dakwah dengan memanfaatkan teknologi informasi di era 4.0.

Salah seorang peserta diskusi, Rafliansyah Ramadhan mengungkapkan sistematika kegiatan berjalan dengan baik meski waktu tidak memadai.

Rafli berharap agar ke depannya bisa memperhatikan tujuan dan penempatan dari ibadah itu sendiri. "Semoga ke depannya lebih memperhatikan tujuan dari ibadah. Seperti halnya dengan ibadah yang dilakukan ketika melaksanakan salat tarawih, karena tidak selamanya ibadah yang kita lakukan itu harus secara virtual atau streaming, atau ketika kita salat imamnya di youtube kemudian kita ikut sebagai makmum di rumah. Singkatnya lebih memperhatikan penempatan ibadah itu sendiri," harapnya.

Reporter : HRT/NHY
Redaktur : WAM

SHARE :
CB Blogger

Post a Comment

 
Copyright © 2015 LPM REDLINE. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating LPM RED LINE