Home » » Diwarnai Saling Dorong, Demonstrasi Aliansi Mahasiswa IAIN Parepare Berlangsung Ricuh

Diwarnai Saling Dorong, Demonstrasi Aliansi Mahasiswa IAIN Parepare Berlangsung Ricuh

Posted by LPM REDLINE on 23 Sept 2020

Pamflet Aksi Demonstrasi di Gedung Akademik Center IAIN Parepare 23 September 2020


Kampus, Red Line News-- Aliansi Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar aksi Demonstrasi bertempat gue di Gedung Akademik Center dengan membawa sejumlah tuntutan yang ditujukan kepada Rektor IAIN Parepare, (23/09).


Adapun isi tuntutannya adalah :

1. Realisasi PBAK Offline.

2. Menolak pembatasan UKT mahasiswa baru.

3. Permudah izin berkegiatan organisasi kemahasiswaan.


Demonstrasi yang semulanya berjalan lancar tersebut seketika ricuh dengan aksi saling dorong antar pihak keamanan dan Mahasiswa yang ingin memasuki Gedung Akademik Center guna bertemu Rektor IAIN Parepare. Pihak Kasubag Akademik dianggap menghalangi massa aksi yang ingin menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada Rektor IAIN Parepare.


Agung selaku Koordinator Lapangan mengatakan bahwa pihak Aliansi Mahasiswa sangat menyangkan tindakan yang dilakukan oleh pihak keamanan. "Seharusnya mereka tidak menghalang-halangi mahasiswa untuk bertemu Rektor, niat kami baik untuk menyampaikan aspirasi," ungkapnya.


Agung secara tegas mengungkapkan Massa dari aliansi Mahasiswa akan terus mempreasure sejumlah ketimpangan yang dialami oleh mahasiswa IAIN Parepare dan mengawal janji Rektor IAIN Parepare terkait subsidi kouta kepada Mahasiswa baru yang mengikuti PBAK secara Online.


Mengenai UKT, Agung berharap Rektor IAIN Parepare mempertimbangkan dengan baik kondisi ekonomi Mahasiswa. "Saya berharap semoga presentase UKT Mahasiswa baru tidak diberikan sekat terus menerus, karena bila masih ada pembatasan otomatis pengelompokan UKT tidak sesuai dengan ekonomi Mahasiswa," tutupnya


Lina selaku perwakilan Mahasiswa Baru dalam aksi tersebut mengatakan, aksi yang dilaksanakan benar-benar mewakili aspirasi para mahasiswa baru terkait UKT dan PBAK yang tidak konsisten pelaksanaannya. "Awalnya kita dijanjikan konsep online dan offline, namun mengapa saat tekhnikal meeting semua kegiatan secara mendadak dilaksanakan secara online," tuturnya.


Lina berharap apa yang telah dijanjikan Rektor IAIN Parepare segera terealisasikan.

   

Ahmad Sultra Rustan selaku Rektor IAIN Parepare mengungkapkan bahwa Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) akan tetap dilaksanakan secara online hal ini sesuai dengan surat Rekomendasi dari Pemerintah Kota Parepare setelah meninjau lokasi kegiatan. 


Rektor IAIN Parepare juga menjanjikan subsidi paket kouta kepada seluruh Mahasiswa baru untuk menunjang kegiatan PBAK Daring.


Reporter : HAM/NFD

Redaktur : UKM

SHARE :
CB Blogger

Post a Comment

 
Copyright © 2015 LPM REDLINE. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating LPM RED LINE