Home » » Demi Bangkitkan Semangat Belajar, Remaja Mesjid Sali Sali Kembali Gelar MTQ

Demi Bangkitkan Semangat Belajar, Remaja Mesjid Sali Sali Kembali Gelar MTQ

Posted by LPM REDLINE on 25 Apr 2022



Sali Sali, Red Line News-- Ikatan Remaja Masjid Desa Sali Sali Kembali menggelar Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) di tingkat pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan mengusung tema "Refleksi Semangat Religius Masyarakat Desa Sali Sali" bertempat di halaman Masjid Ahmad Mujahid Kalolo, Dusun Mariri, Desa Sali Sali, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang (24/04).

 Kegiatan MTQ ini diperlombakan delapan jenis lomba yaitu, Tilawatil Quran, Azan, Ceramah, Cerdas Cermat, Tadarus, Iqra, Hifzil Qur'an dan Praktek Shalat. Sebanyak 137 peserta dari enam kontingen perwakilan dari setiap Masjid Desa Sali Sali yakni Masjid Ahmad Mujahid (Kalolo), Masjid Mujahidin (Mariri), Masjid Alfurqan (Tondo Tua), Masjid Al Barqah (Rea), Masjid Al Ahsar (Karomba), serta Masjid Nurul Hidayah (Kampung Baru) yang ikut berkompetisi.

Kegiatan MTQ ini akan berlangsung dari 22 April 2022 hingga 26 April dan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba pada tanggal 27 April 2022 mendatang.

Menurut Asrullah, selaku Ketua Panitia dalam sambutannya menuturkan tujuan di adakannya kegiatan MTQ untuk menumbuhkan kembali semangat belajar serta bentuk implementasi nilai keagamaan "Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan membangkitkan kembali semangat belajar untuk anak-anak Desa Sali Sali dengan implementasi nilai-nilai keagamaan setelah beberapa tahun kegiatan tersebut sempat tertunda," tuturnya.

Acara ini dibuka oleh Kepala Dusun Mariri. Ia mengatakan kegiatan seperti ini bisa meningkatkan proses belajar anak-anak dengan pemahaman keagaamaan. "Kegiatan ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam pembinaan bidang keagamaan dan kreativitas anak-anak," ungkapnya.

Ketua P3M Sali Sali, Muhammad Ihsan mengharapkan melalui kegiatan MTQ bakal melahirkan kader kader Qur'ani. "Pembinaan karakter anak-anak sesuai dengan aqidah Islam dan Al-Qur'an sebagai bekal dewasa di masa depan yang mampu memberikan perubahan terhadap tatanan kehidupan masyakat yang lebih baik," ungkapnya.

Menurut Ihsan, kegiatan keagamaan seperti ini harus mendapat perhatian serius dari pemerintah Desa. "saya berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat dianggarkan di Desa sehingga adik-adik kita selaku penyelenggara kegiatan nantinya tidak harus mengemis mencari donatur. Dengan begitu kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan di Desa Sali sali," harapnya.


Redaktur: NRN

SHARE :
CB Blogger

Post a Comment

 
Copyright © 2015 LPM REDLINE. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating LPM RED LINE