Home » » Dilema Sampah, Minimnya Fasilitas dan Kesadaran

Dilema Sampah, Minimnya Fasilitas dan Kesadaran

Posted by LPM REDLINE on May 2, 2024


Gedung PKM


Kampus, Red Line News-- Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare dibuat resah dengan tumpukan sampah yang berserakan di beberapa titik kampus. Kurangnya tempat sampah dan rendahnya kesadaran Mahasiswa, Kamis (02/05).

Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut (Dema-I), Muhammad Risal S mengatakan bahwa ia sempat mendapat keluhan dari kalangan mahasiswa. "Kemarin sempat mendapatkan keluhan dari kalangan mahasiswa sebab kurangnya tempat sampah yang ada sehingga sampah-sampah bertebaran dan adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dadakan yang dilakukan sebab kurangnya tempat sampah," ucapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa permasalahan tersebut sudah dikordinasikan pada pihak yang menangani pada bagian umum maupun warek II. "Hal tersebut sudah dikoordinasikan ke pihak umum dan Warek II. Dan sudah meminta tempat sampah sebanyak 3 tempat untuk diletakkan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), (DEMA-I) dan Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM), dan katanya sudah terpenuhi, tapi ternyata masih kurang dan yang menjadi kendala untuk saat ini, tempat sampah yang diajukan tidak hanya 1 atau 2 tempat sampah, namun ingin didistribusikan dengan jumlah yang cukup banyak, sehingga alternatif yang di sampaikan oleh Warek II memangkas beberapa tempat sampah yang berlokasi di sekitaran Masjid Al-Wasilah yang di letakkan di tempat yang membutuhkan seperti (PKM, DEMA dan FEBI)," jelasnya.

Sementara salah seorang Mahasiswi yang kerap berkegiatan di PKM, Sukmadiana Sukri memberikan pendapatnya mengenai tempat sampah yang kurang tersebut. "Untuk tempat sampah menurut saya wajib di tambahkan karena melihat kondisi PKM sekarang sampah-sampah berserakan wajib ada di dalam maupun di luar," ujarnya.

Ia pun berharap agar kedepannya para pengurus maupun anggota organisasi kemahasiswaan dapat memiliki kesadaran akan kebersihan. "Harapan saya kedepannya jika sudah diadakan bak sampah baik di dalam atau diluar PKM, para pengurus ataupun anggota ormawa sendiri memiliki kesadaran akan sampah yang mereka buang, jangan sampai di berikan tempat sampah tapi jika penuh tetap saja dia biarkan dan membuat kumuh, sama saja kita membuat PKM kotor lagi," harap Sukmadiana Sukri.


Redaktur: AFB/DRL/ADN

Reporter: ALY

SHARE :
CB Blogger

Post a Comment

 
Copyright © 2015 LPM REDLINE. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating LPM RED LINE