![]() |
Tunpukan Sampah |
Kampus, Red Line News-- Tumpukan sampah yang berserakan di sekitar tanjakan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare kian meresahkan. Kondisi ini dinilai mengganggu keindahan lingkungan kampus, terlebih area tersebut kerap dijadikan tempat favorit mahasiswa untuk bersantai, Sabtu (19/07).
Nur Alyah Ramadani, selaku mahasiswa Program Studi (Prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) mengungkapkan ketidaknyamanannya terhadap sampah diarea tersebut. "Sampah yang berserakan di sekitar tanjakan apalagi di gotnya itu mengganggu kenyamanan, bukan hanya kenyamanan saja tetapi berdampak negatif terhadap keindahan kampus, apalagi area tersebut menjadi spot favorit mahasiswa nongkrong atau menikmati matahari terbenam," ungkapnya.
Sementara itu, Inisial A, selaku mahasiswa Program Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra Arab (BSA) juga menyampaikan bahwa perlu adanya kesadaran mahasiswa terhadap hal tersebut. "Kalau dilihat sekilas memang area tersebut terlihat bersih, tapi jika diperhatikan lebih dekat, banyak sekali sampah yang berserakan disana dan itu cukup mengganggu mahasiswa yang melakukan aktivitas di area tersebut. Jadi, kita sebagai mahasiswa itu jangan cuman dilihat-lihat saja, tapi harus punya kesadaran dan saling mengingatkan untuk tidak buang sampah sembarangan," ucapnya.
Menanggapi kondisi tersebut, A. Nurkidam menghimbau kepada seluruh pihak untuk meningkatkan kesadaran dan tidak mengandalkan Cleaning Service (CS). "Kami menghimbau kepada seluruh pihak, baik itu pengunjung dari luar, apalagi mahasiswa FUAD dan mahasiswa dari fakultas lain untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan, jangan hanya mengandalkan CS saja, karena sebagian besar CS di FUAD itu perempuan, dan hanya bertugas membersihkan area dari lantai 3 hingga bawah. Jadi, Area tanjakan tersebut memang tidak termasuk dalam jangkauan mereka," harapnya.
Reporter: NRM
Redaktur: SMH
Web & IT: Fauzan