Notification

×

Iklan

Iklan

Penjadwalan Pembersihan Kampus Dinilai Belum Maksimal di Sejumlah Titik

May 17, 2026 | 6:59:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-17T10:59:18Z
Pelataran Gedung S IAIN Parepare


Kampus, Red Line News -- Menindaklanjuti program penjadwalan pembersihan kampus yang dinilai belum maksimal di beberapa titik, pihak Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, menekankan pentingnya kesadaran bersama mahasiswa dalam menjaga kebersihan lingkungan kampus di tengah keterbatasan tenaga Cleaning Service (CS), Minggu (17/05).


Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik IAIN Parepare, Muhammad Arsyad, menyampaikan bahwa permasalahan sampah di kampus disebabkan kurangnya kesadaran mahasiswa dalam menjaga kebersihan serta terbatasnya tenaga Cleaning Service (CS). "Masalah utama sampah di kampus sebenarnya kembali ke kesadaran bersama. Mahasiswa dan Unit kegiatan Mahasiswa (UKM) di area Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) harus ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Apalagi tenaga cleaning service terbatas dan pengangkutan sampah hanya dilakukan dua kali seminggu,” ujarnya.


Ia juga berharap mahasiswa dapat lebih sadar menjaga kebersihan kampus serta mulai memilah sampah sesuai jenisnya agar lingkungan kampus tetap bersih dan nyaman. "Harapan kami, seluruh mahasiswa lebih sadar menjaga kebersihan kampus dan mulai memilah sampah sesuai jenisnya agar lingkungan kampus tetap bersih dan nyaman,” harapnya.


Ketua Persatuan Olahraga Mahasiswa (PORMA) IAIN Parepare, Aisyah Amri, menilai kebersihan di area PKM dan sekitar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) masih kurang terjaga akibat minimnya tempat sampah dan pengangkutan sampah. "Menurut saya, kebersihan kampus masih belum merata, terutama di Gedung PKM dan sekitar FEBI yang sering dipenuhi tumpukan sampah karena minimnya tempat sampah dan kurangnya pengangkutan sampah,” ujarnya.


Ia juga berharap adanya pengawasan rutin, penyediaan tempat sampah yang memadai, serta jadwal pengangkutan sampah yang teratur agar kebersihan kampus tetap terjaga. "Harus ada pengawasan rutin terhadap kebersihan kampus, penyediaan tempat sampah yang memadai, dan jadwal pengangkutan sampah yang teratur. Tapi yang paling penting tetap kesadaran diri mahasiswa,” harapnya.


Seorang Mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Perbankan Syariah (PBS), Nurul Fahri, menilai rumput yang panjang membuat lingkungan kampus terlihat kurang terawat dan kurang mendapat perhatian. "Menurut saya, rumput yang panjang membuat lingkungan kampus terlihat kurang terawat dan seolah kurang mendapat perhatian," ujarnya.


Reporter: GPL, APR

Redaktur: IWD

Web & IT: Marsha

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update