Notification

×

Iklan

Iklan

IAIN Parepare Lepas Peserta KKN Reguler, Tekankan Akhlak dan Etika di Lokasi Pengabdian

Jul 15, 2026 | 8:24:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-15T00:24:56Z

 

Dokumentasi Pelepasan KKN Reguler Menuju Lokasi Pengabdian 

Kampus, Red Line News -- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare resmi memberangkatkan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler menuju lokasi pengabdian yakni Kabupaten Wajo sebanyak 80 Posko usai mengikuti pelepasan yang berlangsung di depan Auditorium IAIN Parepare, Selasa (14/07).


Nining Artianasari Sulaiman selaku Panitia Pelaksana pemberangkatan KKN Reguler tahun ini, mengungkapkan bahwa koordinasi selanjutnya menjadi tanggung jawab Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sedangkan panitia sampai proses keberangkatan. “Seluruh aspirasi dan koordinasi terkait kebutuhan kegiatan menjadi tanggung jawab DPR daerah, sedangkan tugas panitia hanya sampai pada proses keberangkatan peserta,” ungkapnya.


Nurhikmah selaku Wakil Rektor (Warek) II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan IAIN Parepare menyampaikan bahwa peserta KKN harus menjaga Akhlak dan etika berpakaian karena membawa nama kampus. “Peserta KKN membawa nama baik IAIN Parepare sehingga harus menjaga sikap, akhlak, etika berpakaian, dan solidaritas selama berada di lokasi KKN,” tuturnya.


Ia berharap peserta mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dan mengaplikasikan kepada masyarakat sekitar. “Peserta diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah melalui pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar menjalankan kegiatan biasa,” harap Nurhikmah.


Parham selaku peserta KKN Koordinator Desa (Kordes) Posko 72 Wae Tuwo, menyatakan bahwa komitmen kami menjaga etika selama dilokasi KKN serta berhubungan baik dengan masyarakat. "Komitmen terbesar kami adalah menjaga sikap dan perilaku selama berada di lokasi KKN. Kami akan menghargai adat istiadat, menjaga etika, disiplin menjalankan program kerja, serta membangun hubungan baik dengan masyarakat karena setiap tindakan mencerminkan nama baik almamater,” ujarnya.


Ia juga berharap pengabdian ini tidak hanya menjadi agenda seremonial atau sekadar terlaksana, tetapi mampu memberikan dampak nyata dan menjadi sarana untuk berbenah diri. “Harapan saya pribadi mungkin lebih kepada pengabdian ini bukan soal seremonial atau terlaksana begitu saja. Tetapi keterdampakan besar harapan kita semua untuk mengabdi dan pembelajaran berbenah diri,” harap Parham.


Reporter: MGY/SYD

Redaktur: NBP

Web & It: Dayat

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update