Home » » Sarasehan Cinta oleh Buya Nur Samad Kamba dan Mbah Sujiwo Tejo

Sarasehan Cinta oleh Buya Nur Samad Kamba dan Mbah Sujiwo Tejo

Posted by LPM REDLINE on 15 Dec 2019

Kemeriahan acara Sarasehan Cinta oleh Buya Nur Samad Kamba dan Mbah Sujiwo Tejo
14 Desember 2019.

Aula Serba Guna, Red Line News-- Malam pertama Anregurutta' Ambo Dalle Festival oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare diisi dengan Sarasehan Cinta yang dibawakan oleh Buya Nur Samad Kamba dan Mbah Sujiwo Tejo pada, 14 Desember 2019. (14/12)

Adapun pemateri yang dihadirkan dalam acara ini berasal dari Penggiat Literasi Nasional yang merupakan Penulis Buku "Tuhan Maha Asyik" yakni Buya Nur Samad Kamba dan Presiden Jancukers yakni Mbah Sujiwo Tejo.

Buya Nur Samad Kamba selaku pemateri mengatakan bahwa cinta itu sudah dirancang oleh Tuhan dan cinta Tuhan itu sangat berharga. "Cinta itu sudah di desain oleh Tuhan sedemikian rupa. Cinta Tuhan itu sangat berharga dan memperluas cakrawala dalam hidup kita serta terdapat wujud cahaya terhadap seseorang yang ditunjukan oleh Tuhan, cahaya  itu menampakan seseuatu yang potensial," tuturnya.

Buya Nur Samad Kamba juga mengatakan bahwa mencintai itu merupakan sesuatu yang agung dan transformasi. "Cinta yang Agung itu mentransformasikan. Transformasi yang mencintai merubah perilaku-perilaku seseorang yang tadinya jahat berubah menjadi baik ataupun sebaliknya, maka misi dari cinta itu adalah transformasi." Lanjutnya.

Mbah Sujiwo Tejo yang juga merupakan pemateri mengungkapkan bahwa mahasiswa itu lebih banyak memiliki waktu daripada orang yang sudah menikah. "Maka dari itu, sayang banget mahasiswa membuang waktunya hanya untuk berbuat kesalahan semata bukan untuk mencari ilmu dan hanya memikirkan uang, maka sebagai mahasiswa gunakan sebaik-baik waktumu untuk mencari ilmu," ungkapnya.

Ismail Hamzah selaku mahasiswa IAIN Parepare yang turut andil dalam acara Sarasehan Cinta ini mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat luar biasa dan berkesan. "Kegiatan ini sangat luar biasa dan berkesan, karena disini dijelaskan oleh kedua pemateri yang sangat luar biasa tentang kehidupan agama dalam perspektif cinta," ungkapnya.

"Saya berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya berhenti disini saja, namun terus berlanjut karena ini merupakan salah satu bentuk mendapatkan wawasan atau ilmu." Harap Ismail Hamzah.

Reporter: HMR
Redaktur: MLD

SHARE :
CB Blogger

Post a Comment

 
Copyright © 2015 LPM REDLINE. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating LPM RED LINE