Home » » Rasa Haru dan Bangga Selimuti Proses Wisuda IAIN Parepare yang Dilaksanakan Ditengah Pandemi Covid-19

Rasa Haru dan Bangga Selimuti Proses Wisuda IAIN Parepare yang Dilaksanakan Ditengah Pandemi Covid-19

Posted by LPM REDLINE on 12 Aug 2020

Suasana Prosesi Wisuda Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare 
12 Agustus 2020.


Kampus, Red Line News-- Ditengah Pandemi Covid-19 dan adaptasi tatanan kebiasan baru (New Normal), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare telah melaksanakan Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka wisuda Sarjana dan Magister berlangsung di Audutorium IAIN Parepare, (12/08).

Prosesi wisuda yang dilaksanakan di masa Pandemi membuat panitia pelaksana membatasi jumlah tamu undangan dan dibagi dalam empat sesi, para orang tua wisudawan juga tidak diperkenankan untuk memasuki area kampus demi meminimalisir adanya kerumunan. Namun hal tersebut tidak mengurangi khidmatnya pelaksanaan wisuda, hal ini terlihat dengan antusiasme para mahasiswa yang merayakan keberhasilan mereka meraih gelar Sarjana dan Magister.

"Tentu sedih dikarenakan orang tua tidak bisa hadir mendampingi, tidak ada yang menginginkan momen seperti ini tetapi dengan kondisi sekarang orang tua sangat rentan terkena virus, tentu kami tidak menginginkan itu terjadi, adapun wisudawan yang orang tuanya ikut tetap tidak diizikan untuk masuk ke ruangan dan melanjutkan  kegiatan sesi foto di rumah masing masing," ungkap St. Maimunah Bt Azis saat ditanya mengenai perasaanya menjalani proses wisuda ditengah adapatasi New Normal.

Sementara itu, Adi Irwandi mengungkapkan rasa bahagianya atas capaian hari ini, ikhtiar yang dilakukan selama beberapa tahun akhirnya sampai di titik resepsi wisuda. "Namun di lain sisi turut merasa bersedih sebab orang tua (wali) tidak sempat hadir untuk menyaksikan secara langsung anak-anaknya, namun saya yakin Do'a keduanya tetap yang terbaik untuk anak-anaknya," tuturnya.

Senada dengan Adi Irwandi, Nur Mubarak juga mengungkapan rasa syukurnya atas gelar yang telah ia raih walaupun prosesi wisuda tahun ini dijalani dalam kondisi yang berbeda. "Wisuda kali ini tentunya sangat berbeda dengan ekspetasi dan berbeda dengan mahasiswa lainnya, ditengah wabah kali ini kita harus memahami keadaan hari ini dan kita harus bersyukur karna kita di wisudakan secara ofline walaupun agak berbeda, walaupun jujur saja agak sedih karna pihak keluarga tidak bisa hadir, terharu tentunya ada tetapi kita harus menerima keadaan," tuturnya.

"Walau ditengah pandemi , wisuda masih bisa di jalankan secara langsung sekalipun dengan sistem yang berbeda, yaitu jaga jarak dan lain sebagainya dan tanpa di hadiri orang tua tentu rasa haru dan sedih, tapi tidak akan mengurangi semangat kami para wisudawan wisudawati," ungkap Musriadi.

Reporter : AS/NA

Redaktur : UKM

SHARE :
CB Blogger

Post a Comment

 
Copyright © 2015 LPM REDLINE. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating LPM RED LINE