Notification

×

Iklan

Iklan

Balai Pelestarian Kebudayaan Sulsel Gelar Focus Group Discussion

Jul 22, 2026 | 11:56:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-22T15:56:58Z

 

Focus Groub Discussion



Kampus, Red Line News-- Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Focus Group Discussion dengan mengusung tema "Revitalisasi Naskah Undang-Undang Ade' Allopi-loping Na Bicaranna Balu-baluE" bertempat di Gedung Balai Seni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Rabu (22/07).


Andi Oddang Opu to Sessungriu selaku Narasumber menyampaikan apresiasi tingginya peradaban hukum bisnis yang diwariskan oleh para leluhur Bugis-Makassar melalui naskah pelayaran klasik (Amanna Gappa). “Amanna Gappa memberikan pencerahan hukum bisnis dalam bisnis pelayaran, dan hampir semua kebutuhan hidup kita tidak lepas dari bisnis pelayaran,” tuturnya.


Ia juga menambahkan saran agar memberikan interpretasi baru terhadap naskah-naskah klasik. “Memang yang perlu mungkin kita hadirkan sekarang dari naskah-naskah kuno ini adalah semacam interpretasi baru (new interpretation) terhadap naskah-naskah klasik untuk menjadi solusi, way of life, untuk tantangan zaman kekinian,” tambah Andi Oddang.


Sementara itu, Andi Bahri selaku Narasumber lainnya menjelaskan bahwa aturan ini juga melarang pedagang meminjami uang kepada pihak yang berkedudukan lebih tinggi demi menjaga profesionalisme. "Aja' mu-pindreng yasi'mu, jangan kau kasih utang kepada orang yang statusnya lebih tinggi derajatnya dari Anda,” jelasnya.


Salah seorang peserta yakni Muh. Ashabul Kahfi, dari Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah, mengaku tertarik mengikuti diskusi publik tersebut. "Saya tertarik mengikuti kegiatan ini karena saya mengetahui kegiatan ini di selenggarakan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan. Jadi saya berpikir forum kali ini cukup besar sehingga membuat saya ingin mengetahui hal baru,” ujarnya.


Ia berharap melalui kegiatan ini semua peserta dapat menyebarkan ilmu yang mereka dapatkan pada forum ini. “Harapan saya semoga orang-orang yang mengikuti forum kali ini mampu menjaga kelestarian kebudayaan kita dan mampu menyebar ilmu yang mereka dapatkan kali ini. Dan semoga akan ada forum-forum seperti ini di lain waktu,” harap Ashabul.



Reporter: AST/SYD/EHQ

Redaktur: NBP

Web & IT: Amel

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update