Notification

×

Iklan

Iklan

Angkat Isu Perubahan Iklim, Mahasiswa IAIN Parepare Raih Juara 2 BRINATHON IRIFair 2026

Sep 28, 2026 | 2:59:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-28T06:59:51Z
Ucapan Selamat dan Sukses Juara 2 BRINATHON IRIFair 2026


Kampus, Red Line News -- Muhammad Rahmadana dan Meilani Maghfira Mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, berhasil meraih juara II dalam ajang BRINATHON Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair) 2026, yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Bogor Cibinong, Senin (28/09).


Muhammad Rahmadana menjelaskan Riset Green Zakat hadir sebagai inovasi pemanfaatan dana zakat untuk membantu petani dan nelayan dampak perubahan iklim. “Kami membawa riset Green Zakat, yaitu model pemanfaatan dana zakat untuk membantu petani dan nelayan menghadapi dampak perubahan iklim seperti kekeringan, banjir, dan gelombang tinggi,” jelasnya.


Tak hanya itu Rahmadana juga mengungkapkan bahwa Informasi lomba diperoleh dari Pak Saifullah, Berbekal riset melalui library research dan pengamatan lapangan menghadapi perubahan iklim. “Informasi lomba diperoleh dari Pak Saifullah. Melalui library research dan pengamatan lapangan, tim mengembangkan Green Zakat untuk membantu petani dan nelayan menghadapi perubahan iklim,” ungkapnya.


Sulkarnain selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Mazawa, mengungkapkan rasa bangganya kepada mahasiswa prodinya yang telah meraih juara 2 dalam kompetisi BRINATHON Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair) 2026. “Kami dari Prodi Mazawa bangga dan mengapresiasi raihan Juara 2 oleh dua mahasiswa kami dalam kompetisi riset nasional BRINathon IRIFair 2026 yang diselenggarakan oleh BRIN,” ungkapnya.


Pendamping tim dari dua mahasiswa Mazawa, Saifullah menyampaikan bahwa pendampingan sejak pengambilan ide dan tetap diberi ruang untuk mengembangkan gagasannya agar menjadi penelitian. “Pendampingan dilakukan sejak penggalian ide Green Zakat, penyusunan materi dan presentasi, hingga evaluasi setelah kompetisi. Mahasiswa tetap diberi ruang untuk mengembangkan gagasannya, yang selanjutnya diarahkan agar dapat dikembangkan menjadi penelitian,” ujarnya.



Reporter: FFF, SYD

Redaktur: SYD

Web & IT: Marsha

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update