Notification

×

Iklan

Iklan

Puskesmas Lauleng Kembali Gelar Pemeriksaan Kesehatan di IAIN Parepare

Sep 30, 2026 | 11:13:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-30T15:15:24Z
Dokumentasi Proses Pemeriksaan Kesehatan


Kampus, Red Line News –– Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Lauleng Parepare menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi mahasiswa dan dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare di pelataran Gedung S Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Parepare yang merupakan agenda kerja sama tahunan, pemeriksaan tersebut kembali berlangsung mulai 28 hingga 30 September 2026, Rabu (30/09).


Andi Bahri selaku Dekan FEBI, mengapresiasi atas kerja sama layanan cek kesehatan yang diselenggarakan. “Saya sangat mengapresiasi kerja sama dengan dinas kesehatan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta Puskesmas Lauleng, inilah bentuk layanan yang disediakan fasilitas dengan pengecekan kesehatan. Yang mana setiap tahun itu puskesmas datang,” tuturnya.


Ia juga mengatakan bahwa mekanisme perizinan untuk menempati lokasi melalui rektor terlebih dahulu lalu membawa surat ke Fakultas. “Untuk mekanismenya itu pertama mereka bawa ke rektor lalu fakultas untuk menanyakan waktu dan kesediaan, kemudian surat penyampaian imbauan. Meskipun ini dilaksanakan di pelataran gedung S Fakultas FEBI IAIN Parepare Ekonomi hanya saja terbuka untuk seluruh mahasiswa dan dosen IAIN Parepare,” kata Andi Bahri. 


Andi Winandar selaku Penanggung jawab pemeriksaan Puskesmas menjelaskan tujuan diadakannya cek kesehatan. “Tujuan utama diadakannya cek kesehatan gratis di kampus adalah untuk melakukan deteksi dini terhadap penyakit tidak menular. Selain itu, tersedia juga layanan mobile visit Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang ditujukan khusus bagi laki-laki. Pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, serta pemeriksaan gula darah,” jelasnya.


Kegiatan tersebut sudah berjalan sekitar 2 tahun dan itu sudah terjadwal di kampus. “Kalau tidak salah sudah 2 tahun berjalan, sudah terjadwal, kita sudah sampaikan ke pihak kampus jadwalnya satu tahun kedepannya kapan saja. Adapun ketika ada perubahan atau ada kegiatannya kampus kita diminta turun, kita siap,” tambah Andi Winandar


Sementara itu, Nurul Alysa salah seorang mahasiswi Ekonomi Syariah berharap kegiatan tersebut diadakan rutin secara rutin. “Harapanku kegiatan seperti ini bagus diadakan rutin, misalnya 3 atau 6 bulan sekali, bukan cuman setahun sekali. dan layanan kesehatan kampus bisa lebih lengkap, seperti ada konsultasi dokter gratis, cek kesehatan mental karena tidak di tahu mahasiswa bagaimana setresnya menghadapi tugas yang di luar kemampuannya, dan edukasi tentang pola hidup sehat untuk mahasiswa. Jadi kampus tidak hanya peduli dengan akademik, tapi juga kesehatan mahasiswanya,” harapnya.


Reporter: NBP

Redaktur: NBP

Web & It: Dayat

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update