Home » , » Buka Lapak Baca, Retas Budaya Hedonisme

Buka Lapak Baca, Retas Budaya Hedonisme

Posted by LPM REDLINE on 20 Nov 2017


Kampus, Red Line News-- Rumah Baca kembali mengadakan Buka Lapak Baca dipelataran Kampus STAIN Parepare. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa selaku penggerak Rumah Baca yang dimulai hari ini setelah sebelumnya sempat vakum, (20/11).

Mubarak salah seorang penggerak Rumah Baca mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi teman-teman mahasiswa dengan momentum untuk menyadarkan mereka melalui gerakan Buka Lapak Baca sehingga muncul peradaban tentang buku, maupun semangat mahasiswa dalam menulis. "Tujuannya kami yaitu untuk bisa membunuh kebodohan, untuk memfasilitasi teman-teman karena kita tahu kewajibannya mahasiswa itu seperti apa. Jadi ini adalah momentum untuk menyadarkan mereka melalui gerakan buka lapak baca," ujarnya.

Arafah selaku salah seorang pembaca menuturkan bahwa mahasiswa seharusnya menyadari betapa pentingnya membaca buku sehingga kita dapat mengetahui bagaimana kebodohan kita. "Tanggapan saya mengenai ini yah minimal mahasiswa menyadari dulu melihat bahwa betapa pentingnya membaca buku karena kau tidak akan tau sebagaimana kebodohanmu kalau kau tidak pernah membaca buku sebab orang-orang yang menulis buku itu tidak semudah yang kita kira," ungkapnya.

Muhammad Jusran Al-Mustadafid selaku mahasiswa UIN Alauddin Makassar menuturkan bahwa gerakan Buka Lapak Baca dapat meretas budaya hedonisme dimana mahasiswa sekarang lebih disibukkan dengan gadget dan melupakan budaya membaca. "Saya sebenarnya disini silaturahmi dengan Rumah Baca, kalau saya sebagai mahasiswa ini merupakan gerakan yang efektif apalagi sekarang generasi menunduk yah, yang asik dengan HPnya sedikit-sedikit ketemu HPnya menunduk melupakan aktivitasnya sebagai mahasiswa untuk belajar, membaca  dan berdiskusi, " ungkapnya

Reporter: Slr/Apr
Editor: Yli

SHARE :
CB Blogger

Post a Comment

 
Copyright © 2015 LPM REDLINE. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating LPM RED LINE