Home » » Dorong Penguatan Moderasi Beragama di Tengah Menguatnya Islamphobia

Dorong Penguatan Moderasi Beragama di Tengah Menguatnya Islamphobia

Posted by LPM REDLINE on 21 Des 2021

 

Dialod Dakwah LDM Al-Madani IAIN Parepare
21 Desember 2021

Kampus, Red Line News - Lembaga Dakwah Mahasiswa (LDM) Al-Madani Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H dibarengi agenda Dialog Dakwah dengan tema "Meneguhkan Moderasi Beragama Di Tengah Menguatnya Islamphobia," sekaligus rangkaian acara dari MAPABA 2021 dengan jumlah peserta sebanyak 98 orang, yang bertempat di Masjid Al Wasilah, (03/12).



Musdalifah Ibrahim selaku Moderator Dialog menyampaikan bahwa, alasan mengapa mengambil tema tersebut karena telah mencakup Maulid sekaligus Dialog Dakwah dan mengingat sejarah pada masa Rasulullah SAW. "Mengingat peristiwa Sejarah pada masa Rasulullah SAW yakni dakwahnya terang-terangan ditentang oleh Kaum Quraisy, fenomena Islamphobia seperti apa yang terjadi saat itu hampir mirip pada saat sekarang ini," jelasnya. 


Dzul Jabbar selaku Ketua Umum LDM Al-Madani menjelaskan bahwa, mengapa tema Moderasi Beragama yang diangkat karena sering muncul dalam sebuah kajian-kajian, kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari MAPABA 2021. "Tema Moderasi Beragama karena kita sekarang ini sangat sering ditetapkan, sering diambil dalam sebuah kajian-kajian karena Moderasi juga terdapat dalam hukum Akidah, kegiatan pada malam hari ini pada dasarnya bukan hanya sekedar Maulid dan Dialog Dakwah tetapi juga merupakan lanjutan dari MAPABA atau rangkaian dari MAPABA 2021 itu sendiri, dengan jumlah peserta yang dinyatakan lulus sebanyak 98 orang" jelasnya. 


Abdul Halik selaku Narasumber Dialog 1 mengatakan bahwa, golongan orang-orang Islamphobia yakni orang yang tidak paham betul apa isi dari islam. "Orang yang Islamphobia itu wajar karena ada yang bergeser dari dirinya, karena memang sebetulnya dia tidak tahu tentang seluruh isi dari Islam," tuturnya. 


Budiman selaku Narasumber Dialog 2 mengharapkan bahwa, jangan mudah percaya dengan asumsi-asumsi yang dasarnya tidak jelas dan bijaklah dalam bersosial media. "Jangan mempercayai asumsi-asumsi yang tidak ada dasarnya, itu harus dihindari dan bijaklah ketika bersosial media karena terkadang melalui sosial media banyak manipulatif yang terjadi, suara dapat diubah, maka dari itu melihat sesuatu jangan setengah-setengah, harus disaksikan secara penuh atau full sehingga sesuatu tersebut dapat diketahui kebenaranya secara pasti," harapnya.


Rep: DN

Red : FHZ

SHARE :
CB Blogger

Posting Komentar

 
Copyright © 2015 LPM REDLINE. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating LPM RED LINE