Notification

×

Iklan

Iklan

Pengerjaan Drainase FEBI Didahulukan Sebelum Perbaikan Jalan

Sep 30, 2026 | 10:01:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-30T13:38:09Z


Dokumentasi Pengerjaan Drainase FEBI



Kampus, Red Line News -- Pengerjaan drainase di sekitar turunan Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare mulai dilakukan sebagai bagian dari pembenahan fasilitas kampus. Pengerjaan tersebut berdampak pada akses jalan yang digunakan mahasiswa dan pengguna kendaraan selama proses berlangsung, Rabu (30/09).


Hasim selaku Perencana Ahli Madya menjelaskan, pembenahan jalan akan dilakukan setelah pengerjaan drainase selesai. Perbaikan jalan ditargetkan dapat dilakukan tahun ini, namun pelaksanaannya masih menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran di tengah kebijakan efisiensi. “Terkait pemeliharaan jalan, kami terlebih dahulu melakukan pembenahan drainase agar saat musim hujan air tidak meluber ke jalan dan menyebabkan kerusakan. Setelah drainase selesai, barulah dilakukan pembenahan jalan. Pengerjaannya membutuhkan proses, mulai dari pemilihan konsultan perencana hingga pelaksanaan konstruksi fisik,” jelasnya.


Ia menambahkan, pihaknya masih mengupayakan alokasi anggaran untuk pembenahan jalan di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi dan program prioritas pemerintah. “Saat ini Tim Perencanaan Anggaran sedang mengusahakan alokasi anggaran di tengah keterbatasan akibat efisiensi anggaran dan program prioritas Presiden. Sebagian anggaran sudah tersedia, tetapi kami tidak ingin pengerjaan dilakukan setengah-setengah. Karena itu, kami akan mengusulkan kembali kebutuhan anggaran tersebut,” tambah Hasim.


Kurniawan selaku Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut (DEMA-I) mengatakan, pihaknya akan mengawal rencana perbaikan jalan kepada pimpinan demi kenyamanan mahasiswa dan pengguna jalan di lingkungan kampus. “Perbaikan jalan perlu menjadi perhatian demi kenyamanan mahasiswa, terutama pada area yang terdampak dan menghambat aktivitas pengguna jalan. Kami akan terus mengawal hal ini kepada pimpinan agar pembenahan tidak hanya dilakukan di area FEBI, tetapi juga di lokasi lain yang membutuhkan perbaikan,” ujarnya.


Ashabul Kaffi salah seorang mahasiswa Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah, menilai pengerjaan drainase perlu disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan serta kondisi yang dihadapi mahasiswa. “Saya pikir pengerjaan drainase ini belum terlalu mendesak karena sebelumnya tidak pernah ada keluhan terkait aliran air di sekitar turunan Gedung FEBI. Namun, pengerjaan ini justru menimbulkan keluhan seperti debu, bebatuan yang berisiko menyebabkan pengendara terjatuh, serta akses jalan yang harus memutar,” pungkasnya.


Reporter: SCI, APR

Redaktur: APR

Web & IT: Marsha

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update